Senin, 21 September 2020
Dinar Surya Oktarini | Amelia Prisilia : Minggu, 30 Agustus 2020 | 19:30 WIB

Hitekno.com - Menjadi tren baru di tengah gelaran MPL Indonesia Season 6, meta diggie feeder secara mengejutkan muncul dan langsung digandrungi. Digunakan beberapa kali dalam gelaran ini, ONIC Sanz justru menyebut meta diggie feeder ini tidak seru.

Pada match sebelumnya meta diggie feeder digunakan oleh EVOS dan Bigetron Alpha, untuk match hari ini, Minggu (30/8/2020), ONIC akhirnya mencicipi meta diggie feeder yang digunakan oleh Geek Fam.

Diggie yang dimainkan oleh Wongcoco dari Geek Fam benar-benar merepotkan untuk hyper carry ONIC, Sanz yang dalam proses farming selalu diganggu oleh hero satu ini.

Permainan bagus dari Geek Fam yang menekan ONIC di awal game sukses ditangani oleh Sanz serta timnya yang berhasil melakukan epic comeback dan membalikan keadaan usai ditekan mati-matian oleh permainan Geek Fam.

Dalam wawancaranya, Sanz mengaku bahwa ONIC sama sekali tidak memprediksi bahwa Geek Fam akan menggunakan meta diggie feeder. Alhasil, ONIC langsung buru-buru menyusun strategi untuk menghadapi meta baru ini.

ONIC vs Geek Fam di MPL Indonesia Season 6 Week 3. (MPL Indonesia)

 

''Nggak prediksi sama sekali sih kalau (Geek Fam) pakai meta diggie feeder. Tapi sempat curiga pas Geek Fam pilih Hilda di first pick,'' ungkap Sanz.

Sebagai informasi, meta diggie feeder pertama kali muncul usai digunakan oleh Aura PH, tim asal Filipina dalam gelaran MPL PH Season 6. Strategi ini lalu mulai tenar dan diaplikasikan dalam beberapa match.

Untuk memainkan meta diggie feeder, role support dalam tim akan menggunakan hero Diggie untuk mengikuti core tim lawan agar pergerakannya terganggu dalam clean lane maupun farming.

Digunakan dalam beberapa match, meta diggie feeder terbukti sangat mengganggu dan memancing emosi core yang tidak sabar karena terus direpotkan oleh Diggie. Dengan meta satu ini, meta hyper carry sukses diacak-acak.

Hero Diggie. (Moonton)

 

Saat ditanya pendapatnya mengenai meta diggie feeder, Sanz menyebut bahwa meta ini membuat permainan menjadi tidak seru. Mengenai kemungkinan ONIC akan menghadapi meta yang sama, Sanz menyebut bahwa timnya punya strategi khusus untuk hal ini.

''Kalau gue nggak suka sih, bikin permainan jadi nggak seru. Kalau nanti ada meta diggie feeder lagi, ya lebih waswas dan bakal siapin strategi khusus pastinya,'' ujar Sanz menambahkan.

ONIC Sanz memberi saran untuk membawa permainan ke arah late game di meta diggie feeder. Walaupun dibuat emosi karena diganggu Diggie, player terutama core perlu terus sabar untuk melakukan farming.

BACA SELANJUTNYA

Aerowolf Kalahkan EVOS, Ini Recap Day 3 Week 6 MPL Indonesia Season 6