Jum'at, 18 September 2020
Agung Pratnyawan : Rabu, 26 Agustus 2020 | 08:44 WIB

Hitekno.com - Dilarang main PUBG Mobile oleh keluarganya, seorang remaja 16 tahun di Pakistan malah memilih untuk menghabisi nyawanya sendiri.

Diwartakan Gulf News, anak laki-laki ini ditemukan tak bernyawa di rumahnya yang terletak di Lahore, Pakistan pada Minggu (23/8/2020) lalu.

Media lokal menyebutkan pihak keluarga melapor ke polisi bahwa remaja ini bunuh diri selepas dilarang bermain game online tersebut.

Kendati demikian tidak dirinci lebih lanjut bagaimana cara remaja yang biasa main PUBG Mobile di ponselnya ini bunuh diri.

Kejadian ini bukan kali pertama kalinya game online tersebut menimbulkan kontroversi di Pakistan.

Sebelumnya pada Juni lalu, dua anak muda di Lahore dilaporkan tewas terkait dengan game PUBG Mobile.

Seorang lelaki berusia 20 tahun, Jonty Joseph nekat menghabisi nyawanya sendiri setelah dilarang bermain game online ini.

Ilustrasi main PUBG Mobile. (Suara.com/Oke Atmaja)

 

Warga Saddar Bazzar ini bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan kipas angin di kamarnya.

Sementara seorang anak berusia 18 tahun di Jalan Ghazi Lahore juga ditemukan tewas bunuh diri selepas keluarga melarangnya bermain PUBG Mobile.

Pada 1 Juni, Otoritas Telekomunikasi Pakistan (PTA) melarang PUBG merespon beebrapa keluhan tentang game ini, termasuk membuat ketagihan, membuang-buang waktu, hingga berpotensi memberikan dampak negatif pada kesehatan fisik dan psikologis anak-anak.

Namun setelah bertemu dengan perwakilan perusahaan pada Juli lalu, PTA memutuskan untuk mencabut larangan PUBG.

"Mengingat keterlibatan dan tanggapan positif dari perusahaan, PTA telah memutuskan untuk membatalkan larangan PUBG," ujar keterangan PTA.

Itulah kejadian remaja Pakistan yang memilih untuk mengakhirir hidup setelah dilarang untuk main PUBG Mobile. (Suara.com/ Fitri Asta Pramesti).

BACA SELANJUTNYA

Langganan Chicken Dinner, Tips Main PUBG Mobile Sampai Jadi Pemenang