Sabtu, 08 Agustus 2020
Agung Pratnyawan : Rabu, 24 Juni 2020 | 08:00 WIB

Hitekno.com - Nintendo sempat mengeluarkan sejumlah game mobile, seperti Super Mario Run dan Mario Kart Tour. Dua game awalnya dapat tanggapan positif.

Kehadiran dua game mobile dari Nintendo ini awalnya mengindikasikan ketertarikan perusahaan asal Jepang itu untuk pasar tersebut.

Pasar game mobile memang menggiurkan walaupun hanya memakai format free to play. Sebagai gantinya, keuntungan dari microtransactions.

President Nintendo, Shuntaro Furukawa juga sempat menyampaikan kalau perusahaannya akan mengeluarkan 2 sampai 3 game mobile tiap tahunnya.

Namun laporan Bloomberg terbaru, mengindikasikan Nintendo perubahan strategi yang tidak lagi melirik pasar game mobile.

Mario dan Nintendo. (500ish Words)

 

Dikutip HiTekno.com dari IGN, laporan Bloomberg mendapati indikasi ini melalui report keuangan Nintendo yang mulai meninggalkan game mobile.

Dalam laporan keuangan perusahaan Jepang ini, disebutkan kalau mereka akan fokus untuk mengembangkan game di Nintendo Switch.

Karena pendapatan game Nintendo Switch seperti Animal Crossing memberikan kontribusi besar dalam pendapatan perusahaan ini.

Analis Serkan Toto mengatakan kepada Bloomberg, "Sejak dirilisnya Mario Kart Tour pada musim gugur 2019, pipeline mobile Nintendo kosong".

Atau dengan kata lain, setelah game Mario Kart Tour tersebut Nintendo belum ada lagi game mobile yang mereka kembangkan.

Analis ini menambahkan kalau keuntungan besar dari Nintendo Switch mengurangi kebutuhan dan tekanan mereka untuk menambang keuntungan dari pasar game mobile.

Nintendo Switch. (Nintendo)

 

Sebelumnya pula, Nintendo sempat menyatakan akan berkonsentrasi pada game moibile dengan menggandeng DeNA sebagai partner.

Namun DeNA dilaporkan tidak akan menggarap game baru sampai akhir tahun fiskal Jepang 31 Maret 2021 mendatang. Dengan kata lain tidak ada game mobile baru Nintendo.

Di lain sisi, Nintendo juga telah mearup lebih dari 1 miliar dolar AS dari game mobile mereka. Meski nampak besar, persuahaan ini tidak lagi berminat.

Dengan popularitas Nintendo Switch yang terus melambung, dan penjualan game-gamenya laris manis, tidak heran kalau meninggalkan game mobile.

BACA SELANJUTNYA

Game Anak Warnet Zaman Dulu, Pangya Online Akan Hadir ke Mobile