Selasa, 14 Juli 2020
Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta : Jum'at, 05 Juni 2020 | 18:30 WIB

Hitekno.com - Developer Call of Duty, Infinity Ward, berkomitmen untuk memerangi hal-hal berbau rasisme pada platform game mereka. Melalui keterangan dan cuitan baru dari perusahaan, mereka mengeluarkan beberapa kebijakan untuk memerangi konten rasis.

Pada hari Kamis (04/06/2020), akun Twitter resmi milik Infinity Wark mengeluarkan pengumuman mengenai kebijakan baru mereka.

Pengumuman ini dibuat setelah dua hari lalu mereka juga mengumumkan penundaan peluncuran season anyar pada Modern Warfare dan Call of Duty: Mobile.

Sebagai informasi, Modern Warfare Season 4 dan Call of Duty : Mobile Season 7 telah diundur untuk waktu yang belum ditentukan.

Saat itu mereka mengumumkan dukungan gerakan Black Lives Matter dan menjelaskan bahwa peluncuran season kurang tepat jika dilakukan saat ini.

Tampilan gameplay Call of Duty Warzone. (YouTube/ Call of Duty)

 

Berbagai demonstrasi besar-besaran terjadi pada sejumlah negara bagian di Amerika Serikat setelah pria kulit hitam, George Floyd (46) mendapatkan kekerasan rasial hingga meninggal dunia oleh oknum anggota polisi Minneapolis.

Dia dicekik menggunakan lutut hingga akhirnya meninggal dunia pada hari Rabu (27/5/2020). Video kekerasan berbau rasial itu telah tersebar di internet.

Sebagian besar publisher game ikut mengutuk kejadian itu sehingga mereka juga mengeluarkan kebijakan untuk memerangi rasisme.

Dalam pengumuman terbaru, Infinity Ward berkomitmen menyingkirkan semua konten rasis terutama pada username pengguna di game Call of Duty.

Pengumuman dari Infinity Ward yang berkomitmen memerangi konten rasis di Call of Duty. (Twitter/ InfinityWard)

 

"Tidak ada tempat untuk konten rasis di game kami. Ini adalah upaya yang kami mulai dengan peluncuran game dan kami perlu melakukan pekerjaan yang lebih baik. Kami mengeluarkan ribuan larangan kepada username rasis dan berbau kebencian setiap hari," tulis keterangan resmi dari Infinity Ward.

Dikutip dari Euro Gamer, developer Call of Duty berkomitmen untuk menambah sumber daya tambahan agar mereka dapat memantau konten maupun username rasis dari pengguna.

Beberapa kebijakan yang diambil termasuk:

-Menambahkan sistem pelaporan in-game untuk meningkatkan jumlah larangan per jam
-Menambahkan filter dan batasan lebih besar pada perubahan username
-Mengevaluasi peningkatan dalam game untuk mempermudah melaporkan pelanggaran
-Meningkatkan "ban permanen" bagi pengguna yang melakukan pelanggaran berulang

Pengemuman Season Call of Duty diundur. (Twitter/ CallofDuty)

 

Menurut laporan dari Rock Paper Shotgun, kebijakan ini kemungkinan sebagai tanggapan atas video viral di Reddit.

Video yang dibagikan pada forum Reddit oleh penggemar menampakkan sejumlah besar username Call of Duty yang mengandung cemoohan rasial.

Tak hanya Call of Duty, beberapa game yang cukup terkenal karena memiliki pengguna bahkan "clan rasis" seperti Overwatch dan Mordhau kabarnya juga akan mengeluarkan tindakan khusus.

BACA SELANJUTNYA

Baru Dirilis, Stack Colors! Jadi Game Populer di Android