Sabtu, 31 Oktober 2020
Agung Pratnyawan : Kamis, 07 Mei 2020 | 21:30 WIB

Hitekno.com - Fortnite jadi salah satu game yang masih populer hingga saat ini. Saking populernya, game buatan Epic Games ini juga merebut pasar anak-anak.

Belum lama ini komunitas game Fortnite dikejutkan dengan tindakan Epic Games yang membanned seorang bocah 9 tahun.

Bocah 9 tahun asal Brasil ini kena banned sampai 1.500 hari karena main Fortnite di Arena Mode bersama para pemain dewasa.

Meski tidak jago dalam dalam main Fortnite, bocah 9 tahun dengan akun Zenon ini tetap semangat belajar main game battle royale tersebut.

Namun apa daya, Epic Games yang mengetahui usia bocah ini masih di bawah umur mengganjarnya banned sampai 1.500 hari dari Fortnite.

Cover Fortnite Save The World. (Wikipedia/ Epic Games)

 

Dalam video yang diunggah @Pensanteputo di Twitter (5/5/2020), membagikan video tangisan Zenon saat tahu dirina kena banned.

Komunitas Fortnite pun meradang menyaksikan tindakan Epic Games mengganjar Zenon dengan banned 1.500 hari dari game battle royale ini.

Di media sosial, digaungkan hashtag #FreeZenon untuk pembelaan mereka kepa bocah 9 tahun ini. Banyak meminta Epic Games melepaskan banned tersebut.

Tercatat lebih dari 91 ribu cuitan kurang dari 12 jam sejak kejadian banned yang diterima bocah asal Brasil ini.

Dengan banned ini, bocah asal Brasil tersebut harus menunggu 4 tahun sampai usianya cukup untuk main Fortnite kembali di Arena Mode.

Diwartakan Gamerant, sebelumnya Epic Games juga telah membanned Zenon dari Cash CUps. Kejadian ini beberapa hari sebelum banned 1.500 hari tersebut.

Epic Games sendiri punya banyak pengalaman sebelumnya dalam menjatuhkan banned yang berujung kontroversi.

Dan kasus pada Zenon, bocah 9 tahun yang main Fortnite di Arena Mode memperpanjang kasus baru pada developer game battle royale tersebut.

BACA SELANJUTNYA

Bocil Bonceng Tiga Dihentikan Polisi, Reaksinya Bikin Netizen Salfok