Sabtu, 19 September 2020
Agung Pratnyawan : Kamis, 02 April 2020 | 08:30 WIB

Hitekno.com - Ketika banyak orang melakukan isolasi diri karena pandemi virus corona COVID-19, tidak hanya membuat masker dan hand sanitizer langka. Namun juga konsol game Nintendo Switch ikut jadi barang lang.

Seperti diketahui, beberapa negara melakukan pembatasa gerak warganya. Atau bahkan melakukan lockdown melarang warga untuk keluar rumah.

Di saat itu, sempat terjadi panic buying untuk memborong kebutuhan pokok. Tidak ketinggalah konsol game Nintendo Switch ikut dibeli.

Kelangkaan Nintendo Switch ini terjadi di Amerika Serikat. Belum lama ini sebagaimana dilansir laman CNBC, Rabu (1/4/2020), banyak toko yang kehabisan Nintendo Switch.

Seandainya ada yang menjual, harganya meroket di atas limit harga yang ditetapkan pihak Nintendo.

Sebelum pandemi virus corona corona, harga Nintendo Switch dibanderol 299 dolar AS atau sekitar Rp 4,8 juta.

Namun setelah virus asal Wuhan itu menyebar, mahar yang diperlukan untuk menebus konsol andalan Nintendo itu sebesar 399 dolar AS (Rp 6,6 juta) atau melebihi angka yang ditetapkan Nintendo.

Nintendo Switch Lite. (Nintendo)

 

Gilanya, harga Nintendo Switch termurah di platform online lebih sadis lagi. Di situs Amazon misalnya, satu unit Switch dihargai 460 dolar AS atau setara Rp 7,6 jutaan.

Melihat fenomena ini, Nintendo mengakui permasalahan ada pada suplai konsol game tersebut yang berkurang.

Pasalnya, beberapa pabrik yang memproduksi Nintendo Switch sudah berhenti beroperasi lantaran ancaman virus corona.

Sementara untuk mendatangkan dari luar negeri, ada keterbatasan untuk pengiriman perangkat ke negara-negara yang menerapkan status lockdown.

Meskipun Amerika Serikat tidak menetapkan status lockdown, namun mayoritas Nintendo Switch yang diimpor ke negara tersebut berasal dari pabrik Nintendo yang berada di China, salah satu negara yang sudah mengikrarkan diri untuk lockdown.

"Ketika melihat konsol game secara spesifik, kami mencatat bahwa 96 persen dari konsol video game yang diimpor ke AS pada 2018 diproduksi di China," terang analis pasar dari Niko Partners, Daniel Ahmad.

Itulah kelangkaan konsol game yang membuat Nintendo Switch harganya melambung tinggi. Bahkan jadi barang langka. (Suara.com/ Tivan Rahmat).

BACA SELANJUTNYA

Terpopuler: Kapal Penganut Bumi Datar Nyasar dan Spesifikasi Redmi 9C