Rabu, 08 April 2020

Cari Mainan di Tumpukan Sampah, Aksi Bocah Ini Bikin Netizen Sedih

Anak-anak itu tampak mengais mainan bekas di tumpukan sampah

Dinar Surya Oktarini
cloud_download Baca offline
Ilustrasi mainan. (Pixabay/Pexels)
Ilustrasi mainan. (Pixabay/Pexels)

Hitekno.com - Anak-anak memang dunianya bermain sambil belajar, belum lama ini video aksi tiga anak di Malaysia tengah mencari mainan bekas di tumpukan sampah dekat tempat tinggal mereka di Kuantan, Pahang, Malaysia dan membuat netizen terharu. 

Dialihbahasakan dari World of Buzz, Senin (17/2/2020), dalam video yang beredar luas di media sosial itu, tampak tiga anak kecil sedang sibuk memilih mainan. Mainan tersebut mereka ambil dari tumpukan sampah.

"Ini anak-anak kita yang sedang mencai mainan rusak di dekat tempat tinggal mereka, di sebelah tempat pembuangan sampah di Pahang," tulis keterangan video tersebut.

Video tersebut sontak dibanjiri komentar warganet. Banyak warganet yang prihatin dengan keadaan anak-anak tersebut.

Salah seorang warganet menyebut bila pemandangan tersebut juga ditemui di Bukit Ibam, pembuangan sampah di Muadzam Shah yang sering didatangi oleh orang asli untuk mencari benda-benda yang masih bisa digunakan.

Bocah di Malaysia mengais mainan bekas di tumpukan sampah (ist)
Bocah di Malaysia mengais mainan bekas di tumpukan sampah (ist)

Dalam keterangan resmi, Ketua Menteri memberikan klarifikasi atas beredarnya video tersebut.

Pihaknya menegaskan bila mereka merupakan anak dari para pekerja yang memiliki pekerjaan tetap.

Berikut isi klarifikasi lengkapnya.

"Negara Pahang dan Jabatan Kemajuan Orang Asli (JAKOA) telah bertemu dengan anggota Jakun mengenai masalah ini.

Menurut Jakun, mereka berinisiatif untuk mencari uang tambahan dengan cara mengumpulkan barang bekas yang masih bisa dipakai.

Sebagaian besar dari mereka memiliki pekerjaan tetap dan kegiatan tersebut dilakukan untuk menambah pendapatan bagi keluarga mereka.

Anak-anak seperti yang disaksikan dalam video tersebut sedang menemani orang tua mereka mencari barang bekas seperti kaleng tua, kertas dan plastik untuk didaur ulang."(Suara.com/ Chyntia Sami Bhayangkara)

Terkait

Terkini