Kamis, 01 Oktober 2020
Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta : Rabu, 18 Desember 2019 | 21:15 WIB

Hitekno.com - Seperti yang telah diketahui, Timnas Mobile Legends Indonesia gagal meraih emas pada final eSports SEA Games 2019 yang berlangsung pada tanggal 8 Desember 2019.

Eko Julianto a.k.a. EVOS Oura mengungkapkan perasaannya di SEA Games 2019 meski mereka hanya mendapatkan medali perak.

Komentar dan curhatan tersebut diungkapkan Oura saat hadir di channel YouTube Jonathan Liandi pada acara EMPETALK Oura.

Saat ditanyakan bagaimana perasaan saat mengikuti SEA Games 2019 oleh Jonathan Liandi, Oura mengungkapkan bahwa ia merasa sangat bangga datang sebagai anggota Timnas Indonesia di bagian eSports.

Meski rasa kecewa tak mampu ditampik, Oura justru merasa bahwa event SEA Games 2019 lebih berarti baginya jika dibandingkan dengan MPL Season 4 atau bahkan Piala Dunia Mobile Legends M1 di Malaysia.

Seperti yang telah diketahui, Oura yang tergabung dalam tim EVOS berhasil menjuarai MPL Season 4 atau bahkan Piala Dunia Mobile Legends M1.

Meski meraih puncak di kedua ajang bergengsi Mobile Legends, namun Oura justru terkesan saat dirinya berada di SEA Games 2019.

Momen saat Indonesia kalah saat melawan Filipina di final SEA Games 2019 Mobile Legends. (YouTubey/ GrootyTv)

 

 

Hasil medali perak yang didapatkannya lebih berarti jika dibandingkan dengan juara satu di ajang bergengsi sebelumnya.

Oura menilai bahwa ketika menyandang nama sebagai atlet, maka perasaan sangat bangga ada di dalam dirinya.

"Mungkin aku pikir kayak kau nyandang nama atlet. Ada perasaan gimana gitu. Lu cuma main Mobile Legends, lalu tiba-tiba jadi pemain timnas. Orang susah-susah berlatih bulutangkis, main bola, main futsal, ampe tangan keseleo kan. Aku duduk lho bisa jadi (pemain Timnas Indonesia)..Ada kebanggaan tersendiri," kata Oura.

Tak lupa, ia mengucapkan terima kasih karena kepada tim penyeleksi yang membuat dirinya akhirnya terpilih.

2. Game kedua Indonesia vs Thailand yang dimenangkan oleh Indonesia. (YouTube/ Dnp)

 

"Makasih banget Indonesia.. Aku senang aku jadi atlet," kata Oura sambil tersenyum.

Bahkan ia juga menyeletuk bahwa semua piala yang didapatkannya akan dipampang di ruang tamu sehingga ketika anaknya mengajak temannya untuk bermain di rumah, maka ia bisa merasa bangga bapaknya pernah menjadi atlet.

Menyandang nickname INA Julianto, ia bermain sangat baik di fase grup terutama ketika Oura menggunakan hero X. Borg saat mengandaskan Thailand di game kedua.

Meski menggunakan role Fighter yaitu Thamuz dan X. Borg, namun Oura termasuk pemain yang cukup menonjol dalam mengatur inisiasi serangan di Timnas Mobile Legends Indonesia.

Oura juga berharap bahwa para suporter tim eSports tidak perlu untuk berantem dan saling menyindir serta mengalihkan energinya untuk tetap belajar pada kompetisi.

BACA SELANJUTNYA

Moonton Hilangkan Sementara Hero Badang, Ternyata Ini Alasannya