Rabu, 23 Oktober 2019

Update iOS 13, Pemain Fortnite dan PUBG Malah Menyesal, Kenapa?

Dengan pembaruan software, operasional game pakai sentuhan simultan akan membawa masalah. Begini penjelasannya.

Dinar Surya Oktarini
cover_caption
Ilustrasi main PUBG Mobile. (Suara.com/Oke Atmaja)

Hitekno.com - Pemain game battle royale seperti PUBG Mobile dan Fortnite melaporkan adanya masalah dalam pembaruan perangkat lunak iOS 13 karena mereka tak bisa memainkan penembak berbasis sentuhan (touch-based shooters) dengan benar.

Hal itu dikarenakan dalam pembaruan iOS 13 tercakup peningkatan opsi pengeditan teks dengan hanya mengetuk dan menggesek layar. Sementara, pemain game pasti melakukan sentuhan simultan untuk mengontrol karakter dalam game melalui layar.

Ajang kompetisi PUBG Mobil di Jakarta, baru-baru ini. [Ferry Noviandi/Suara.com]
Ajang kompetisi PUBG Mobil di Jakarta, baru-baru ini.  Sebagai ilustrasi [Ferry Noviandi/Suara.com]

Beberapa pengguna iOS yang telah melakukan pembaruan perangkat lunak mengeluhkan bahwa peningkatan gerakan ini menjadi mimpi buruk bagi para pemain Fortnite dan PUBG Mobile. Pasalnya, kedua game yang mengusung perspektif orang ketiga itu sering melibatkan sentuhan dua jari di layar untuk menjalankan karakter. Melakukan gerakan itu dalam game akan membuka bilah pengeditan teks bawaan iOS 13.

Dilansir dari The Verge, pihak Fortnite belum merilis pernyataan resmi terkait masalah ini, namun pihak PUBG Mobile mengatakan bahwa sebaiknya pengguna iOS tidak melakukan pembaruan.

"Kami mengetahui masalah bagi pemain yang melakukan pembaruan iOS 13, di mana menyentuh layar akan memicu fungsi iOS dan mengganggu permainan. Kami telah menyampaikan masalah ini kepada Apple dan kami akan terus bekerja sama dengan Apple untuk menyelesaikan masalah ini. Kami menyarankan pemain tidak melakukan pembaruan iOS 13 sampai masalah teratasi. Terima kasih atas pengertian Anda," tulis pihak PUBG Mobile.

Pihak Apple pun belum memberikan keterangan resmi mengenai masalah sentuhan dua jari untuk menjalankan karakter yang menjadi sensitif usai pembaruan sofware.(Suara.com/Lintang Siltya Utami)

Terkait

Terkini