Rabu, 23 Oktober 2019

Kominfo Blokir Tiga Konten YouTuber Kimi Hime, Ini Alasanya

Pihak kominfo akan membuka ruang diskusi bagi Kimi Hime dan membahas konten yang bermasalah jika datang ke kantor kominfo.

Dinar Surya Oktarini
cover_caption
Gamer cantik Kimi Hime. (Instagram/@kimi.hime)

Hitekno.com - YouTuber Gaming Kimi Hime heboh menjadi perbincangan, pasalnya Kimi Hime yang dipanggil oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Dilansir dari Suara.com, Kementrian Komunikasi dan Informatika menangguhkan setidaknya tiga video dari pembuat konten sekaligus pemilik akun YouTube Kimi Hime yang dinilai vulgar.

''Ada tiga video yang sudah di-'suspend' sampai hari ini, seterusnya kami 'profiling' lagi," ujar Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kemkominfo Ferdinandus Setu di Jakarta, Rabu (24/7/2019).

Ferdinandus menyatakan bahwa pernyataan Kimi Hime membuka baju, membuat banyak pemahaman, balasan komentar dalam video tersebut menimbulkan penafsiran aneh-aneh dan komentar yang menjurus ke pornografi.

Plt Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Ferdinandus Setu. (Suara.com/Arief Hermawan P)
Plt Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Ferdinandus Setu. (Suara.com/Arief Hermawan P)

 

Ia menyebut pihaknya secara resmi memanggil pemilik nama asli Kimberly Khoe itu melalui pesan langsung di surat elektronik maupun pesan langsung via Instagram sejak 22 Juli, untuk melakukan klarifikasi terhadap isi konten yang ditangguhkan.

Namun hingga kini, Kimi Hime belum dapat memenuhi panggilan kominfo maupun mengindahkan peringatan untuk ''take down'' konten serupa yang dinilai melanggar kesusilaan.

''Akan kami 'suspend' lagi kontennya, bukan kanalnya. Sampai saat ini kami masih menyayangi content creator Indonesia, jangan sampai hanya gara-gara satu atau dua konten, kemudian mereka tidak bisa berkreasi lagi.'' tambah Ferdinandus.

Thumbnail video Kimi Hime di YouTube. (YouTube/Kimi Hime)
Thumbnail video Kimi Hime di YouTube. (YouTube/Kimi Hime)

 

Ferdinandus mengatakan, pihak kominfo akan membuka ruang diskusi bagi Kimi Hime dan membahas konten yang bermasalah jika datang ke kantor kominfo.

Jika Kimi Hime memutuskan tidak datang ke kantor dan menghapus sendiri konten-kontennya yang dinilai Kominfo vulgar, maka pemanggilan terhadapnya dapat diabaikan.

Pihak Kominfo menetapkan batas waktu bagi Kimi Hime hingga Sabtu, 27 Juli 2019.

Hingga berita ini diunggah, belum ada tanggapan atau respon dari pihak YouTuber Kimi Hime, terkait panggilannya ke Kominfo.

Terkait

Terkini