Selasa, 20 Oktober 2020
Agung Pratnyawan : Minggu, 21 Oktober 2018 | 08:30 WIB

Hitekno.com - Grand Theft Auto (GTA) jadi lini utama dan sumber pendapatan Rockstar Games. Tidak heran mereka serius dalam memburu pembuat Cheat GTA Online, hingga libatkan kepolisian.

GTA Online sendiri adalah mode online dari game GTA V. Penjualan GTA V sendiri tembus 95 juta kopi, tak heran menarik banyak pihak. Termasuk para pembuat cheat.

Demi menjaga kredibilitas game ini, Rockstar Games sangat serius memberantas cheat. Bahkan menempuh jalur hukum untuk memburu pembuat cheat GTA Online.

Grand Theft Auto V (GTA V). (Rockstargames).

 

Dilansir dari techspot, Rockstar Games telah mengajukan tuntutan ke pengadilan Australia sejak September lalu. Dua warga Melbourne, Australia telah ditangkap.

Selain itu ada lima orang lagi yang ditangkap, namun pengadilan memutuskan cuma satu yang ditahan. Ia diduga sebagai otak di balik pengembangan cheat GTA Online.

Hingga menjelang pengadilan resmi digelar, pelaku masih belum melakukan langkah perlindungan atas kasus mereka ini.

Software Cheat GTA Online ini memungkinkan pemain melakukan 'super jump,' menambah poin reputasi, menggandakan item, peluru tak terbatas, dan lain-lain.

Grand Theft Auto V (GTA V). (Rockstargames).

 

Banyak gamer yang heran kenapa sampai segitunya Rockstar Games menindak pembuat cheat GTA Online ini. Padahal biasanya game lain hanya melakukan banned saja.

Seperti diketahui, cheat GTA Online ini dijual dengan harga kepada pemain. Dengan kata lain, mengambil keuntungan ilegal yang merusak permainan.

Karena itulah Rockstar Games menuntut pembuat cheat GTA Online ini. Dan pastinya demi keadilan bagi para pemain lainnya.

BACA SELANJUTNYA

Update Baru GTA Online, Beragam Hadiah dan Kendaraan Baru!