Gadget
Rabu, 21 April 2021

Gegara Bocorkan Data Perusahaan, Apple Gugat Mantan Karyawan

Data apa yang dibocoran mantan karyawan Apple ini?

Agung Pratnyawan
cloud_download Baca offline
Logo Apple. (pexels/Armand  Valendez)
Logo Apple. (pexels/Armand Valendez)

Hitekno.com - Apple telah melayangkan gugatan mantan karyawan terkait adanya kebocoran rahasia dan data perusahaan

Parahnya, mantan desainer ini disebutkan oleh Apple telah menjual rahasia dagang dan detail dari produk perusahaan tersebut yang belum dirilis kepada jurnalis.

Adalah Simon Lancaster, mantan karyawan yang kena tuduhan Apple telah melakukan pembocoran data demi mendapatkan popularitas dan membantu pekerjaan selanjutnya setelah keluar dari perusahaan ini.

"Puluhan ribu karyawan Apple bekerja tanpa lelah setiap hari untuk produk, layanan, dan fitur baru dengan harapan dapat menyenangkan pelanggan kami dan memberdayakan mereka untuk mengubah dunia," kata Apple, dikutip dari The Verge, Senin (15/3/2021).

Menurut Apple, mencuri ide dan informasi rahasia merusak upaya mereka, merugikan Apple dan pelanggan kami.

"Kami menanggapi dengan sangat serius pencurian rahasia dagang kami yang disengaja oleh orang ini, pelanggaran etika, dan kebijakan kami, semuanya untuk keuntungan pribadi. Kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk melindungi inovasi yang kami junjung tinggi," tambahnya.

Dalam gugatannya, Simon Lancaster dan jurnalis tersebut telah melakukan komunikasi sejak 2018 lalu untuk membicarakan kemungkinan kebocoran informasi.

Apple Store. (Pixabay/matcuz)
Apple Store. (Pixabay/matcuz)

 

Mereka mulai intens melakukan komunikasi setahun setelahnya.

Kemudian pada musim semi 2019, Simon Lancaster dihubungi wartawan tersebut untuk menyelidiki rumor tentang potensi produk Apple yang dapat menimbulkan masalah untuk bisnis si jurnalis.

Oktober 2019, Simon Lancaster kemudian memberi tahu wartawan itu bahwa dia berencana meninggalkan Apple.

Koresponden ini kemudian diminta Simon Lancaster untuk menulis artikel tentang dirinya selama 12 tahun bekerja di Apple dan pindah ke bisnis startup baru miliknya.

Sebagai gantinya, si wartawan bakal mendapatkan informasi tambahan mengenai proyek Apple yang disebut Project X.

Simon Lancaster lalu memutuskan resign dari Apple pada 15 Oktober, namun tetap berkomunikasi dengan si wartawan.

Esoknya, Lancester diduga meminta dokumen spesifik yang ingin mereka dapatkan sebelum dia meninggalkan Apple.

Apple juga menuduh Simon Lancaster secara khusus menghadiri rapat tentang Project X, padahal dirinya sudah mengajukan resign dan telah diperintahkan untuk tidak hadir di rapat tersebut.

Apple Store. (Pixabay/3005398)
Apple Store. (Pixabay/3005398)

 

Menurut Apple, hal ini dilakukan karena ia ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai project mereka.

Simon Lancaster sendiri telah bekerja di Apple sejak 2008 dan menghabiskan waktu 11 tahun di sana.

Ia menjabat sebagai desainer produk sampai akhirnya mengundurkan diri pada 2019 ke Arris Composites, perusahaan pendesain material.

Selama bekerja, Simon Lancaster ikut mendesain Macbook Pro 13 inci dan 15 inci Touch Bar, bersama dengan produk Apple yang belum dirilis.

Itulah laporan tuduhan Apple kepada Simon Lancaster, mantan karyawannya yang disebut-sebut telah membocorkan data perusahaan. (Suara.com/ Dicky Prastya).

Terkait

Terkini