Gadget
Selasa, 09 Maret 2021

Peneliti Temukan Hampir 30.000 Mac Terinfeksi Malware

Red Canary menemukan malware misterius yang bersembunyi di hampir 30.000 Mac.

Dinar Surya Oktarini
cloud_download Baca offline
MacBook Pro 13 inci. (apple.com)
MacBook Pro 13 inci. (apple.com)

Hitekno.com - Banyak anggapan jika laptop dan komputer Apple sebagian besar kebal dengan malware, ternyata pernyataan ini tak semuanya benar. Pasalnya peretas canggih kini ketahuan tengah menyebarkan malware dengan tujuan pencurian dan menutupi jejak mereka.

Dilaporkan Ars Technica, peneliti keamanan di Malwarebytes dan Red Canary menemukan malware misterius yang bersembunyi di hampir 30.000 Mac.

Salah satu malware tersebut dirancang untuk mengirimkan muatan yang belum diketahui dengan mekanisme penghancuran diri yang mungkin menghapus jejaknya dan menyebutnya Silver Sparrow.

Dalam unggahan Red Canary, menjelaskan lebh detail, termasuk bagaimana mereka menemukan beberapa versi yang menargetkan tidak hanya Intel, tetapi juga Mac yang lebih baru seperti chip M1 milik Apple.

Ilustrasi MacBook Air. (Apple)
Ilustrasi MacBook Air. (Apple)

 

Patrick Wardle, peneliti keamanan Objective-See menerbitkan cerita tentang malware pertama yang ditemukan di alam liar yang menargetkan Apple Silicon.

Silver Sparrow tidak dapat menutupi jejaknya dan tidak ada indikasi digunakan untuk melakukan kerusakan.

Red Canary menuliskan bahwa Apple telah mencabut binari, namun kerusakan bisa saja terjadi karena Malware di Mac benar-benar di temukan.

Para peniliti memperingatkan bahwa transisi Apple dari Intel ke silikonnya sendiri dapat memudahkan pelaku kejahatan lainnya untuk menyelipkan malware melalui celah yang ada.

Terkait

Terkini