Gadget
Kamis, 15 April 2021

Ini Beda Kebijakan Privasi Data WhatsApp, Facebook, Signal, dan Telegram

Mana yang lebih aman dalam masalah data pengguna?

Agung Pratnyawan
cloud_download Baca offline
Ilustrasi WhatsApp. (Unsplash/Mika Baumeister)
Ilustrasi WhatsApp. (Unsplash/Mika Baumeister)

Hitekno.com - Kebijakan privasi baru WhatsApp membuat aplikasi ini menjadi sorotan terutama terkait data pengguna. Tidak lain karena semenjak 8 Februari 2021 mendatang, data mereka bisa diakses oleh induk perusahaan, Facebook.

Tentu saja perubahan kebijakan privasi data pengguna WhatsApp, terutama WhatsApp Business ini jadi sorotan pengguna yang merasa khawatir.

Sebelum diklarifikasi, kebijakan ini mendapat protes dari para pengguna. Termasuk tokoh visioner dunia angkasa luar dan otomotif kendaraan tenaga listrik, Elon Musk.

Melalui media sosial, mereka ramai menyatakan bakal pindah ke platform perpesanan lain seperti Telegram atau Signal.

Akhir 2020, Apple menerapkan kebijakan untuk menampilkan rincian data yang diakses aplikasi di platform App Store. Dengan demikian, para pengguna bisa mengetahui data mana saja yang akan diakses oleh aplikasi tersebut.

Aplikasi Signal, sebagai ilustrasi [Google Play Store]
Aplikasi Signal, sebagai ilustrasi [Google Play Store]

 

Dari beberapa aplikasi perpesanan seperti Facebook Messenger, WhatsApp, Signal, atau Telegram, aplikasi pertama dinobatkan sebagai yang paling banyak mengumpulkan data para pengguna.

Data ini meliputi riwayat pembelian pengguna, informasi keuangan, detail lokasi, kontak, nomor telepon, alamat email, hingga data penggunaan.

Berikut rincian data yang bisa diakses oleh aplikasi perpesanan Facebook Messenger, WhatsApp, Signal, dan Telegram yang dilihat dari deskripsi App Store, dikutip dari NDTV, Minggu (10/1/2021).

1. Facebook Messenger

2. WhatsApp

3. Telegram

4. Signal

 

Itulah perbedaan kebijakan privasi dari Facebook Messenger, WhatsApp, Telegram, dan Signal terkait data pengguna yang disimpan. (Suara.com/ Dicky Prastya).

Terkait

Terkini