Kamis, 21 Januari 2021

HP-nya Disalahpahami Berkualitas Rendah, CEO Xiaomi Sedih

Lei Jun juga menjelaskan bahwa tak semua perangkat Xiaomi merupakan produk murah.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta
cloud_download Baca offline
CEO Xiaomi, Lei Jun. (Instagram/ leijun_xiaomi)
CEO Xiaomi, Lei Jun. (Instagram/ leijun_xiaomi)

Hitekno.com - Setelah merayakan ulang tahun mereka yang ke-10, Xiaomi merilis berbagai macam produk dari kelas entry-level hinggal flagship. CEO Xiaomi, Lei Jun mengungkapkan kekecewaannya setelah produk perusahaan disalahpahami oleh orang-orang.

Ia menyatakan bahwa masih banyak kesalahpahaman tentang Xiaomi dari seluruh dunia. Kesalahpahaman utama menurut Lei Jun adalah masih banyak orang yang berpikir bahwa Xiaomi tidak hanya memproduksi perangkat murah, tetapi juga produk berkualitas rendah.

Lei Jun menambahkan bahwa sepuluh tahun yang lalu, Xiaomi berharap dapat menggunakan bantuan internet untuk menyelesaikan masalah produk China berkualitas buruk yang dikritik di seluruh dunia.

"Alhasil, setelah sepuluh tahun bekerja, banyak orang mengira HP Xiaomi masih di level rendah, yang membuat saya sangat sedih," kata Lei Jun dikutip dari Phone Mantra.

Orang nomor satu Xiaomi ini mencatat bahwa peluncuran perangkat yang lebih berteknologi dan membanderolnya terjangkau membuat produk Xiaomi lebih dikenal dan dikenali di seluruh dunia.

Xiaomi Mi TV LUX OLED 55 inci. (YouTube/ Sparrows News)
Xiaomi Mi TV LUX OLED 55 inci. (YouTube/ Sparrows News)

 

Lei Jun juga memamerkan tak semua perangkat Xiaomi merupakan produk murah.

Ia menyebutkan HP Xiaomi termahal yaitu Mi 10 Extreme Commemorative Edition yang harganya lebih dari 1.000 dolar AS atau Rp 14,2 juta.

Sang CEO juga memamerkan Redmi Smart TV Max 98 inci seri termahal dengan harga sekitar 3.000 dolar AS atau Rp 42,5 juta.

Xiaomi Mi 10 Ultra. (Xiaomi)
Xiaomi Mi 10 Ultra. (Xiaomi)

 

Tak hanya itu, TV transparan dari Xiaomi juga menawarkan harga super premium. Xiaomi Mi TV LUX OLED Transparent Edition dibanderol dengan harga sebesar 49.999 yuan atau Rp 107 juta dengan jumlah penjualan terbatas.

Dalam pidatonya, Lei Jun tidak mengerti mengapa Xiaomi dikritik karena menggunakan mitra OEM. Padahal menurutnya, hal semacam itu sangat populer dan telah digunakan oleh para pemimpin pasar sejak lama.

Terkait

Terkini