Minggu, 25 Oktober 2020
Dinar Surya Oktarini : Jum'at, 16 Oktober 2020 | 16:15 WIB

Hitekno.com - Apple belum lama ini mengumumkan seri iPhone 12 terbaru, mereka mengonfirmasi bahwa mereka tidak menyertakan adaptor daya untuk perangkat terbarunya.

Tak hanya itu, bahkan Apple tak memaketkan EarPods yang biasanya berada di box perangkat terbaru.

Namun ide Apple ini sepertinya menjadi bahan sindiran pesaingnya, tak butuh lama Samsung mengatakan sesuatu mengenai hal tersebut.

Samsung mengunggah sebuah status di Facebook, di mana mereka mengejek kurangnya adaptor daya di iPhone terbaru, yaitu iPhone 12.

iPhone 12. (Apple)

 

Menurut unggahan Samsung iya mengatakan ''Your #Galaxy memang memberi Anda apa yang Anda cari. Dari yang paling dasar sebagai pengisi daya, hingga kamera, baterai, kinerja, memori terbaik, dan bahkan layar 120Hz di smartphone'' tulisnya dalam sebuah unggahannya di Facebook.

Sebelumnya Samsung sudah pernah menyindir Apple di masa lalu, karena tampaknya tidak memiliki fitur tertentu, seperti dukungan Flash di masa lalu.

Apple sendiri memberikan alasan mengapa perusahaan tak lagi mendukung adaptor charger dan EarPods dalam kardus penjualan iPhone terbaru.

Menurut Apple, perusahaan tersebut mengklaim bahwa ide ini dilakukannya untuk menjaga lingkungan.

Sebagai gantinya Apple menyertakan iPhone 12 dengan kabel USB-C keLightning, meskipun beberapa orang tak menyetujui dengan ide Apple karena harus mengeluarkan uang lebih banyak untuk membeli perangkat tambahan tersebut yang terbilang cukup mahal.

Kabar baiknya, karena Apple menjual EarPods dan adaptor charger secara terpisah kini kedua aksesori tersebut dijual dengan harga murah.

MacRumors menemukan bahwa Apple telah menurunkan harga kedua aksesori tersebut.

EarPods dan adaptor 20W yang biasanya dijual 29 dolar AS kini dijual masing-masing seharga 19 dolar AS atau sekitar Rp 279 ribu.

Apple menjual adaptor 20W yang akan memberikan kecepatan dalam mengisi daya dengan cepat, sehingga dengan penurunan harga ini bukanlah sesuatu yang baru.

BACA SELANJUTNYA

Google Bayar Mahal ke Apple untuk Jadikan Pencarian Default di iPhone