Jum'at, 25 September 2020
Dinar Surya Oktarini : Rabu, 02 September 2020 | 14:19 WIB

Hitekno.com - Bagi Apple dan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat lainnya, China merupakan salah satu pasar potensial. 

Namun perang dagang antara pemerintah Amerika Serikat dan China terus memanas membuat Apple terancam kehilangan seluruh pasarnya di Negeri Tirai Bambu. 

Potensi ini bisa saja benar-benar terjadi jika pemerintah AS memblokir aplikasi asal China, seperti WeChat. Pasalnya, aplikasi pesan instan ini dikabarkan akan menjadi sasaran pemblokiran AS setelah TikTok.

Menurut Kementerian Luar Negeri China, mereka telah mencatat bahwa jika larangan semacam itu diberlakukan oleh pemerintah AS, mereka tidak akan melihat alasan untuk menyimpan iPhone dan produk Apple lainnya.

Logo Apple di iPhone. [Shutterstock]

Bahkan dalam sebuah survei, 95 persen pengguna ponsel China lebih memilih tidak memakai iPhone daripada harus kehilangan aplikasi WeChat pada ponsel mereka.

Bagi masyarakat China yang dikenal nasionalis, WeChat adalah aplikasi pesan instan primer, melebihi penggunaan WhatsApp.

Dikutip dari Apple Insider, Rabu (2/9/2020), perusahaan yang dinakhodai Tim Cook ini tengah meyakinkan pemerintah China bahwa mereka akan berupaya patuh pada aturan di negaranya.

Selain itu, Apple juga berusaha membujuk pemerintah Amerika Serikat tak meminta pihaknya untuk memblokir atau hapus WeChat dari toko aplikasi. (Suara.com/Tivan Rahmat)

BACA SELANJUTNYA

4 Berita Terkini: Apple Watch SE, iPad Air Baru, dan Lenovo ThinkBook Plus