Rabu, 23 September 2020
Dinar Surya Oktarini : Kamis, 30 Juli 2020 | 09:30 WIB

Hitekno.com - Produsen kamera terkenal Kodak kini tengah melebarkan sayapnya ke bidang farmasi, bahkan Amerika Serikat berencana untuk memberikan pinjaman untuk perusahaan mendukung upaya membuat bisnis baru.

Perusahaan Kodak diketahui tengah memproduksi Pharmaceuticals, bahan yang dibutuhkan untuk memproduksi pembuatan obat.

Kodak Pharmaceuticals akan membuat obat yang dibutuhkan untuk memenuhi kekurangan nasional yang kronis dan begitu sepenuhnya beroperasi, ia akan membuat hingga 25 persen bahan-nbahan farmasi aktif yang digunakan dalam non-biologis, non-bakteri dan obat-obatan generik.

CEO Kodak, Jim Continenza mengharapkan obat-obatan pada akhirnya terdiri dari 30 hingga 40 persen dari bisnis Kodak.

Dilansir dari laman The Verge, pinjaman yang diberikan pemerintah sebelumnya digunakan pemerintahan Trump untuk mempercepat produksi ventilator, masker dan peralatan medis lainnya untuk memerangi COVID-19.

Ilustrasi obat-obatan. (Pixabay/ Arek Socha)

 

Sebagai bagian dari pekerjaan farmasi, Kodak berencana untuk memproduksi bahan-bahan untuk obat-obatan hydroxychloroquine.

Presiden Donal Trump sendiri sudah sering mempromosikan hydroxychloroquine untuk tangai COVID-19, tetapi obat tersebut telah berulang terbukti tidak efektif sebagai pengobatan virus.

Ini bukan pertama kalinya Kocak terjun ke dunia obat-obatan, meskipun hanya bertahan dalam bisnis selama beberapa tahun terakhir kali.

Pada tahun 1988, Kodak membeli obat maker Streling Obat sebelum menjualnya pada tahun 1994.

BACA SELANJUTNYA

Terinspirasi dari Polaroid, Kodak Akan Rilis Kamera dan Instant Printer