Kamis, 09 Juli 2020
Dinar Surya Oktarini : Senin, 22 Juni 2020 | 15:30 WIB

Hitekno.com - Perangkat premiun buatan Samsung, Galaxy S7 sempat ditarik dari pasaran beberapa tahun lalu karena adanya kerusakan baterai yang mengakibatkan perangkat meledak. 

Tak ingin terjadi kembali, perusahaan Korea Selatan ini memperketat keamanan baterai, termasuk degan mendaftarkannya pada lembaga sertifikasi internasional. 

Buktinya, Samsung Galaxy Tab S7+ yang saat ini tengah mereka kembangkan telah mengantongi dua sertifikasi standar internasional.

Salah satu sertifikasi yang dikantongi Samsung Galaxy Tab S7+ [GSM Arena].

Sertifikat pertama dikeluarkan oleh TUV Rheinland sebagai bukti keamanan perangkat terhadap mata pengguna. Sementara satu lainnya dirilis oleh Korea Institute Chemical Convergence Testing untuk keamanan baterai.

Khusus untuk sertifikasi keamanan baterai, ini sangat penting untuk meyakinkan konsumen lantaran baterai yang terpasang pada Samsung Galaxy Tab S7+ berkisar antara 9.800 - 10.090 mAh.

Sedangkan untuk tampilan luarnya, desain Samsung Galaxy Tab S7+ mirip dengan pendahulunya. Bagian belakang tablet dibekali kamera ganda dan dilengkapi stylus S-Pen.

Selain itu, tablet terbaru ini disebut-sebut mendukung jaringan 5G dan dibekali refresh rate layar 120 Hz untuk memaksimalkan tampilan grafis layar.

Adapun untuk dapur pacunya, spesifikasi Samsung Galaxy S7+ kemungkinan bakal diotaki oleh chip Qualcomm Snapdragon 865 Plus.

Rumornya, tablet Galaxy Tab S7+ ini akan dirilis Agustus nanti, bersama denga seri Galaxy Tab S7. (Suara.com/Tivan Rahmat)

BACA SELANJUTNYA

Samsung Microwave MW5000T, Semua Bisa Jadi Koki di Rumah