Jum'at, 10 Juli 2020
Dinar Surya Oktarini | Amelia Prisilia : Minggu, 07 Juni 2020 | 17:15 WIB

Hitekno.com - Rumor mengenai perilisan iPhone 12 yang mundur memang sudah santer terdengar. Makin menegaskan rumor ini, CEO Broadcam baru saja mengungkap bahwa perilisan iPhone 12 kemungkinan akan mundur lagi.

Hock Tan selaku CEO Broadcam pada Bloomberg menyebutkan bahwa perusahaan HP besar di Amerika Utara nantinya akan menunda perilisan produk anyarnya.

Dalam pernyataannya tersebut, Hock Tan tidak menyebutkan secara spesifik mengenai perusahaan HP besar apa yang ia maksud. Namun, dari penjelasan Hock Tan ini jelas saja merujuk pada perusahaan HP, Apple.

Informasi dari CEO Broadcam ini jelas saja dipercaya oleh banyak pihak. Melansir dari GSM Arena, Broadcam sendiri diketahui adalah pemasok utama komponen iPhone seperti untuk Bluetooth dan Wi-Fi,

Salah satu perangkat Apple yang mengandalkan komponen Broadcam adalah iPhone 11 yang baru saja rilis pada tahun 2019 lalu ini. Broadcam menjadi perusahaan penyokong sektor Bluetooth dan Wi-Fi untuk iPhone 11.

iPhone 11, iPhone 11 Pro Max dan iPhone 11 Pro. (Apple)

 

Beberapa rumor menyebutkan bahwa Broadcam kemungkinan akan menyokong komponen 5G dan LTE untuk beberapa produk Apple, tidak dipungkiri bahwa perangkat tersebut adalah iPhone 12.

Sebelumnya, Apple diprediksi merilis iPhone 12 pada kuratal kedua tahun 2020 ini. Bahkan, perusahaan HP bentukan Steve Jobs ini telah menyiapkan 35 juta unit untuk dipasarkan.

Sayangnya, karena hantaman virus corona, rencana Apple cukup terganggu hingga memutuskan beberapa kali untuk menunda perilisan iPhone 12 sebagai perangkat anyar dari keluarganya.

iPhone 11 Pro. (Apple)

 

Pada bocoran sebelumnya, tidak dirilis pada kuartal kedua tahun 2020, Apple disebut-sebut merilis iPhone 12 pada November 2020 mendatang sebagai kejutan di akhir tahun nantinya.

Hingga saat ini, Apple belum banyak berkomentar dan mengkonfirmasi mengenai peluncuran iPhone 12 walaupun sudah banyak rumor mengenai penundaan perangkat anyarnya ini.

BACA SELANJUTNYA

Apple Tutup 25 Persen Toko Ritel di AS karena Lonjakan Pandemi Corona