Selasa, 29 September 2020
Agung Pratnyawan : Sabtu, 09 Mei 2020 | 14:15 WIB

Hitekno.com - Jika selama ini kita ketahui Apple memproduksi produknya di China, namun kini berubah. Sejumlah produksi AirPods akan dipindahkan ke Vietnam.

Seperti diberitakan sebelumnya, perang dagang antara AS-China membuat harga produk-produk yang diporduksi di China mendapatkan beban tambahan.

Hal ini berdampak pada harga produk-produk Apple yang diproduksi di China. Untuk itu, Apple berupaya memindahkan produksi ke luar China.

Dilaporkan PhoneArena, Apple diduga ingin memindahkan 15 persen hingga 30 persen dari produksinya di luar China.

AirPods sendiri adalah wireless earphone dengan koneksi Blutooth yang sangat populer di kalangan pengguna iPhone maupun perangkat Apple lainnya.

AirPods. (Apple)

 

Hal ini untuk menghindari tarif yang dibebankan pemerintah AS pada produk produksi China untuk bisa menekan harganya.

Nikkei Asia melaporkan pada kuartal ini, Apple akan memproduksi jutaan AirPods di Vietnam. Diduga 3 hingga 4 juta unit atau sekitar 30 persen total produksi AirPods.

Namun untuk saat ini, Apple masih belum memindahkan AirPods versi premium atau AirPods Pro belum dipindahkan ke Vietnam.

AirPods Pro sendiri sebagai versi premium dari earphone wireless Bluetooth Apple. Perangkat ini mendapatkan noise cancelation.

Berbeda dengan AirPods klasik yang dihargai 159 dolar AS, AirPods Pro dihargai lebih tinggi yakni 199 dolar AS.

AirPods Pro. (Apple)

 

Sumber Nikkei Asia juga menyebutkan kalau produksi AirPods di Vietnam telah dimulai sejak awal Maret 2020 kemarin.

Bahkan pejabat Vietnam memberikan izin khusus untuk perakitan AirPods dengan mengizinkan Apple membawa tenaga ahli ke negara yang sedang lockdown tersebut.

Perusahaan asal AS ini diketahui berusaha untuk menghindari tarif yang diberikan pada impor produk dari China.

Dengan dipindahkannya 30 persen produksi AirPods ke Vietnam dari China, apakah Apple bisa menekan harganya lebih murah lagi?

BACA SELANJUTNYA

Bocoran Peluncuran iPhone 12, Kapan?