Minggu, 31 Mei 2020
Agung Pratnyawan : Sabtu, 02 Mei 2020 | 15:45 WIB

Hitekno.com - Forbes, media ternama asal Amerika Serikat pekan ini mengeluarkan laporan yang menyebutkan kalau Xiaomi telah mencuri data pengguna. Apakah benar Xiaomi curi data pribadi para penggunanya?

Bahkan menurut laporan Forbes, perusahaan teknologi asa China ini telah mencuri jutaan data pengguna.

Xiaomi dituding telah tanpa izin mengumpulkan dan menyimpan data jutaan penggunanya di seluruh dunia.

Dalam laporannya yang mengutip temua dari dua peneliti keamanan siber, Forbes membeberkan bahwa ponsel-ponsel Xiaomi bisa merekam data tentang website apa saja yang dikunjungi hingga ke folder apa saja yang diakses oleh seseorang di dalam ponselnya.

Ponsel-ponsel Xiaomi disebut mengumpulkan dan merekam aktivitas pengguna, lalu mengirimnya ke server-server di Singapura dan Rusia menggunakan website yang terdaftar di Beijing.

Logo Xiaomi di gedung perkantoran. (Xiaomi)

 

Juga disebutkan bahwa browser Xiaomi di ponsel-ponsel buatannya merekam semua pencarian atau kata pencarian yang dimasukkan pengguna ke mesin pencari apa pun - mulai dari Google hingga DuckDuckGo, mesin pencari yang sangat melindungi privasi penggunanya.

Perekaman itu dilakukan terus-menerus oleh Mi Browser Pro dan Mint Browser - nama dua browser milik Xiaomi - meski pengguna melakukan browsing menggunakan mode incognito.

Menurut Forbes pengumpulan dan pencurian data pribadi -- itu ditemukan dalam sejumlah ponsel Xiaomi, mulai dari Redmi Note 8, Xiaomi Mi 10, Xiaomi Redmi K20 dan Xiaomi Mi MIX 3.

Xiaomi adalah satu dari empat merek ponsel terlaris di dunia. Ia hanya kalah dari Apple, Samsung, dan Huawei. Xiaomi dikenal karena menjual ponsel berharga murah, tetapi memiliki spesifikasi canggih.

Itulah laporan Forbes yang menyebutkan kalau Xiaomi telah mencuri data pengguna. Bahkan jutaan data pribadi pengguna telah dikumpulkan menurut laporan. (Suara.com/ Liberty Jemadu).