Jum'at, 04 Desember 2020

CEO Huawei Akui Butuh 300 Tahun untuk Saingi Apple dan Google

CEO Huawei ini bahkan menyebutkan hubungan yang dimiliki Huawei dengan Apple dan Google sangatlah baik dan ramah.

Dinar Surya Oktarini
cloud_download Baca offline
Logo Huawei. (Huawei)
Logo Huawei. (Huawei)

Hitekno.com - Seperti yang diketahui Huawei tengah bermasalah dengan Amerika Serikat terkait perdagangan. Salah satu teknologi raksasa China ini menghadapi berbagai komplikasi mengenai Departemen Perdagangan Amerika Serikat menempatkan perusahaan pada ''Daftar Entitas''.

Dalam sebuah wawancara belum lama ini , Ren Zhengfei, pendiri dan CEO Huawei Technologies menyatakan bahwa butuh waktu lebih dari 300 tahun untuk melampaui Android Google dan iOS Apple.

Namun sejak ia ditempatkan dalam daftar tersebut, Huawei mulai mengembangkan sistem operasinya sendiri yang diberi nama Harmony OS, meski perusahaan mengklaim masih ada yang masih kurang.

Dilansir dari laman Gizmochina, Ren Zhengfei mengatakan ''Sistem operasi Android dan Apple telah menikmati penjualan besar di dunia karena konsumen sudah terbiasa menggunakannya. Huawei sedikit terlambat, jadi butuh waktu lama untuk melampaui Google dan Apple.''

Logo Huawei. (Huawei)
Logo Huawei. (Huawei)

 

Meski adanya larangan mengenai komponen yang disematkan di HP Huawei, tetapi Ren Zhengfei mengatakan bahwa Huawei tidak ada rencana untuk mengganti komponen Amerika Serikat.

CEO Huawei ini bahkan menyebutkan hubungan yang dimiliki Huawei dengan Apple dan Google sangatlah baik dan ramah.

Mereka dalam kerja sama untuk pengembangan jaringan 5G belum lama ini.

Selain itu, bagi Huawei pandemi virus corona menyebabkan ekonomi di seluruh dunia berpengaruh besar,

Eksekutif senior percaya bahwa memindahkan rantai pasokan ke negara-negara lokal adalah keputusan yang mengerikan karena tak ada satu negara yang sepenuhnya mandiri.

Meski Huawei tengah berada dalam masalah dengan Departemen Perdagangan Amerika Serikat, Huawei mengaku memiliki hubungan yang baik-baik saja.

''Amerika Serikat akan menjadi teman baik kita'' tambah CEO Huawei, Ren Zhengfei.

Terkait

Terkini