Jum'at, 04 Desember 2020

Samsung dan Google Gratiskan Perbaikan HP untuk Tenaga Medis

Kedua perusahaan tersebut bekerja sama dengan perusahaan perbaikan ponsel uBreakiFix pada programnya kali ini.

Dinar Surya Oktarini
cloud_download Baca offline
Samsung Galaxy A01. (Samsung)
Samsung Galaxy A01. (Samsung)

Hitekno.com - Dilaporkan Samsung dan Google kini menawarkan perbaikan ponsel gratis untuk para petugas medis, aksi ini dilakukan keduanya untuk mendukung para pekerja yang kini berada di garis terdepan melawan pandemi ini.

Kedua perusahaan tersebut bekerja sama dengan perusahaan perbaikan ponsel uBreakiFix pada programnya kali ini.

Dilansir dari laman The Verge, program yang dimiliki Samsung ini diberi nama ''Perbaikan Gratis untuk Garis Terdepan'' yang akan menyediakan layanan perbaikan gratis untuk HP Samsung, termauk layar retak dan penggantian baterai.

Program ini dikhusuhkan untuk pekerja di garda terdepan para petugas medis hingga 30 Juni 2020 nanti.

Jika kamu adalah salah satunya, kamu hanya perlu mengunjungi lokasi uBreakiFix atau mengirim email di HP Galaxy kamu untuk mendapatkan perbaikan gratis.

Google Pixel 4. (Google)
Google Pixel 4. (Google)

 

Tak hanya itu, Samsung juga menawarkan diskon 30 persen untuk pembelian apa pun di Samsung.com pada pekerja profesional perawat kesehatan.

Mirip dengan Samsung, Pixel juga melakukan program yang sama, yaitu memberikan layanan perbaikan pada para profesional tenaga medis.

Petugas medis hanya perlu menunjukkan lencana ID di salah satu dari 500 lokasi di Amerika Serikat yang berpartisipasi di UBreakiFix untuk menerima perbaikan gratis.

Perbaikan gratis ini juga berlaku hingga 30 Juni 2020 nanti, hampir sama dengan program Samsung. Hal ini diungkapkan langsung oleh uBreakiFix pada siaran pers.

uBreakiFix juga menawarkan layanan curbside dan perbaikan di rumah untuk membantu physical distancing yang menjadi himbauan pemerintah.

Bahkan layanan perbaikan HP di rumah oleh uBreakiFix juga dibekali dengan protokol kebersihan yang ketat untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Terkait

Terkini