Senin, 01 Juni 2020
Dinar Surya Oktarini : Senin, 06 April 2020 | 14:30 WIB

Hitekno.com - Salah satu peretas 'white hat' menggunakan keterampilan mereka untuk membantu organisasi memperketat sistem keamanan mereka dan melaporkan kekurangan celah pada kamera iPhone.

Hacker yang juga seorang mantan insiyur keamanan Layanan Web Amazon, Ryan Pickren ini mendapatkan hadiah sebanyak 75.000 dolar US atau sekitar Rp 1,2 miliar karena telah mengungkap kerentanan kamera iPhone yang ia temukan.

Celah kemanan pada iPhone ini ia ungkap melalui program Bounty keamanan Apple.

Dilansir dari laman Phonearena, Ryan Pickren fokus pada model keamanan kamera yang dia akui cukup kuat dan akhirnya ia menemukan tujug bug, tiga di antaranya dapat digunakan untuk peretasan.

Menurutnya agar peretasan berhasil, pengguna harus ditipu untuk mengunjungi situs web berbahaya. Selama pengguna sebelumnya memercayai situs konferensi video apa pun, situs jahat tersebut bisa mendapatkan akses langsung ke kamera iPhone.

Ilustrasi iPhone 8. (Pixabay/bycoo32)

 

''Saya benar-benar menikmati bekerja dengan tim keamanan produk Apple ketika melaporkan masalah ini'' kata Pickren pada Varienty.

Ryan Pickren melaporkan eksploitasi ke Apple ini melalui program Security Bounty-nya dan semuanya sudah ditambal pada bulan Januari.

Apple sendiri merupakan salah satu dari banyak perusahaan yang menawarkan hadiah kepada peretas 'white hat'.

Tak hanya Apple, Google juga menghargai siapa saja yang dapat mengidentifikasi dan mengurangi kerentanan dengan Google Play Android.

Sebelumnya, tahun lalu eksploitasi iOS 13 juga dilaporkan memungkinkan peretas untuk melihat kontak pengguna bahkan ketika iPhone mereka terkunci.

Hampir sama dengan peretas Ryan Pickren yang melaporkan celah kamera iPhone, pada iOS 13 ditemukan dan dipamerkan oleh peneliti keamanan Jose Rodriguez dan akhirnya diperbaiki.

BACA SELANJUTNYA

Punya Banyak Fitur, Ini 5 Aplikasi Edit Video Terbaik di iPhone