Kamis, 04 Juni 2020
Agung Pratnyawan : Senin, 30 Maret 2020 | 18:30 WIB

Hitekno.com - Saat ini dunia sedang bergelut melawat pandemi virus corona COVID-19 yang diprediksi akan perdampak pada pasar smartphone dunia.

Meski begitu, nampak Samsung masih saja menunjukkan tajinya dalam persaingan pasar smartphone dunia. Bahkan perusahaan asal Korea Selatan ini lagi-lagi bertengger di puncak.

Berdasarkan riset pasar Counterpoint hingga Februari 2020, raksasa teknologi asal Korea Selatan itu memiliki pangsa pasar dengan torehan 21,9 persen sekaligus mengungguli para kompetitornya.

Di urutan runner-up, Apple dengan smartphone andalannya, iPhone, menguntit dengan perolehan 14,4 persen. Terpaut lebih dari 7 persen menjadi margin yang cukup besar dengan Samsung.

Di luar dugaan, Huawei yang sebagian besar smartphone barunya tanpa dukungan Google Mobile Services (GMS) masih bisa bertahan di tiga besar penguasa pasar smartphone dunia.

Perusahaan asal China yang baru saja meluncurkan Huawei P40 Series ini berada di urutan ketiga dengan 13,2 persen.

Sementara itu, urutan keempat hingga ketujuh dihuni oleh Xiaomi (9,2 persen), Oppo (8,2 persen), Vivo (6 persen), dan Realme (2,7 persen).

Penjualan smartphone Februari 2020. [Counterpoint]

 

Sedangkan 24,3 persen sisanya merupakan gabungan dari vendor-vendor yang masih eksis menjual smartphonenya hingga saat ini.

Khusus untuk Realme, ini merupakan pencapaian yang cukup menarik. Pasalnya, pengapalan global smartphone Realme mencapai 25 juta unit dengan tingkat pertumbuhan year-on-year sebesar 808 persen.

Pencapaian ini sekaligus menjadikannya di urutan pertama dalam hal tingkat pertumbuhan di antara merek-merek s,art[jpme lainnya.

Sederhananya, pencapaian tersebut mengantarkan Realme sebagai merek smartphone yang paling cepat berkembang di dunia.

Itulah data terbaru dari Counterpoint yang mengukuhkan Samsung sebagai penguasa pasar smartphone dunia di saat pandemi virus corona COVID-19. (Suara.com/ Tivan Rahmat).

BACA SELANJUTNYA

Resmi Rilis, Samsung Galaxy Book S Anyar Dibekali Chipset Intel Lakefield