Sabtu, 26 September 2020
Agung Pratnyawan : Senin, 23 Maret 2020 | 12:00 WIB

Hitekno.com - Sebuah petisi online muncul menuntut Samsung untuk menghentikan jualan smartphone dengan chipset Exynos. Petisi online ini pun langsung disambut ramai.

Seperti diketahui, Samsung membuat smartphone mereka dengan chipset Exynos kecuali untuk wilayah Amerika Serika dan beberapa negara saja.

Di AS, smartphone Samsung menggunakan chipset buatan Qualcomm. Sedangkan di negara lain seperti Indonesia lebih banyak memakai Exynos.

Begitu juga tahun ini, smartphone Samsung ditenagai oleh chipset Snapdragon 865 di beberapa pasar kecuali di Eropa. Di benua tersebut, jajaran Galaxy S20 dilengkapi dengan Exynos 990 SoC.

Langkah Samsung ini dianggap pilih kasih dengan memberikan chipset yang berbeda pada smartphone mereka di wilayah lain.

Samsung Exynos 990. (Samsung Newsroom)

 

"Di luar AS, Samsung menjual smartphone yang menggunakan chip Exynos SoC merek mereka sendiri, alih-alih menggunakan Snapdragon Qualcomm. Samsung juga menggunakan sensor kamera merek sendiri. Sedangkan di AS, mereka menggunakan komponen dari spesialis Sony. Berdasarkan pengalaman, dan studi dari berbagai sumber online, kami percaya bagian-bagian diproduksi Samsung lebih rendah daripada yang dihadirkan di AS. Smartphone dengan chip Exynos SoC terbukti berkinerja lebih lambat, masa pakai baterai pendek, menggunakan sensor dan pemrosesan kamera lebih rendah, terlalu cepat panas dan masalah lainnya," tulis petisi tersebut.

"Paling tidak, kami akan menghargai jika Samsung transparan tentang ketidakkonsistenan mereka. Sebagai alternatif, bagi Samsung untuk memastikan kami tidak membayar harga yang sama persis atau bahkan lebih tinggi dari teman-teman AS kami. Kami harus menerima ini selama bertahun-tahun selama berbagai iterasi smartphone unggulan. Setiap tahun kami berharap Samsung memberikan perangkat yang sama kepada kami atau membuat komponen mereka sendiri dengan kualitas mumpuni di pasaran. Namun, mereka gagal memenuhi permintaan ini berulang kali, dan kesenjangan kinerja tampaknya semakin melebar dari waktu ke waktu. Di era transparansi, ini saatnya untuk perubahan dan bagi kita konsumen memiliki hak untuk memilih untuk apa kita menghabiskan uang kita dengan susah payah," tambah petisi tersebut.

"Samsung, tolong dengarkan kami! Kami mencintai perangkat Anda dan ingin diperlakukan dengan adil, sehingga kami dapat terus menikmatinya," tulis petisi lagi.

Hingga berita diturunkan, dilansir laman PhoneArena, Senin (23/3/2020), jumlah tanda tangan virtual terkumpul mencapai 9.706. Petisi online ini akan membutuhkan lebih banyak tanda tangan.

Qualcomm Snapdragon 865. (Qualcomm)

 

Seperti diketahui, platform Mobile Snapdragon 865 memberikan peningkatan kinerja sebesar 20 persen, dibandingkan Exynos 990 karena yang terdahulu menggunakan core CPU ARM Cortex-A77; yang terakhir menggunakan core CPU ARM Cortex-A76.

Selain itu, GPU Adreno 650 memberikan pengalaman grafis yang lebih baik daripada GPU ARM Mali G77 yang dipasangkan dengan Exynos 990 SoC.

Beberapa hari yang lalu, XDA mengungkapkan bahwa keluarga smartphone Samsung Galaxy Note 20, Samsung Galaxy Fold 2, dan perangkat misterius yang disebut "proyek Zodiac" semuanya akan ditenagai oleh Platform Mobile Snapdragon 865.

Tampaknya tindakan Samsung menunjukkan bahwa ia menyadari bahwa chipset unggulan Qualcomm mengungguli Exynos 990 SoC. Sementara kedua chip mendukung 5G, tidak ada yang memiliki modem 5G terintegrasi.

Pada saat yang sama memperkenalkan Exynos 990, Samsung meluncurkan modem Exynos 5123 5G sementara Platform Mobile Snapdragon 865 bekerja dengan chip modem Snapdragon X55 5G.

Kecuali jika Anda tinggal di Eropa, kemungkinannya adalah setiap smartphone andalan baru yang Anda beli dari Samsung tahun ini akan menampilkan chipset Snapdragon.

Akankah Samsung memenuhi petisi online ini dengan mengganti chipset Exynos pada smartphone flagshipnya dengan Snapdragon? (Suara.com/ Dythia Novianty).

BACA SELANJUTNYA

Menjelang Rilis, Kapasitas Baterai Samsung Galaxy S21 Series Terungkap