Minggu, 29 Maret 2020

Apple Mengatakan Tak Masalah Jika iPhone Dibersihkan dengan Desinfektan

Beberapa penelitian menemukan bahwa virus corona dapat bertahan hidup di permukaan smartphone.

Dinar Surya Oktarini
cloud_download Baca offline
Ilustrasi iPhone. (Pixabay)
Ilustrasi iPhone. (Pixabay)

Hitekno.com - Saat virus corona mewabah di dunia, banyak peneliti dan dokter menyarankan untuk hidup lebih bersih, bahkan untuk membersihkan ponsel yang memiliki potensi lebih kotor.

Smartphone mungkin saja memberikan sumbangsih virus atau bakteri, mengingat smartphone selalu dibawa kemana-mana.

Hal ini menjadi salah satu perhatian Apple, perusahaan ini mengatakan bahwa ponsel iPhone tak masalah jika disemprot atau dibersihkan dengan desinfektan yang mengandung alkohol .

Dilansir dari laman Ubergizmo, ''Menggunakan 70 persen isopropil alkohol atau Clorox Disinfecting Wipes, pengguna dapat dengan lembut menghapus permukaan keras dan tidak keropos dari produk Apple kamu, seperti tampilan, keyboard, atau permukaan eksterior lainnya'' kata Apple.

Sebelumnya, seperti yang dicatat oleh MacRumors, Apple sebenarnya merekomendasikan untuk tidak menggunakan semua jenis pembersih karena berpotensi merusak lapiran oleophobic pada layar iPhone dan iPad.

Ilustrasi iPhone 4. (Pixabay/ulf40)
Ilustrasi iPhone 4. (Pixabay/ulf40)

 

Pihak Apple mengatakan untuk tidak menggunakan produk yang mungkin mengandung pemutih.

''Jangan gunakan pemutih, hindari kelembaban di setiap celah dan jangan merendam produk Apple di agen pembersih apa pun. Jangan menggunakan pada permukaan kain atau kulit.'' tambah Apple.

Beberapa penelitian menemukan bahwa virus corona dapat bertahan hidup di permukaan smartphone.

Mereka menemukan bahwa virus corona dapat bertahan dari beberapa jam hingga sembilan hari, jadi hanya berada di sisi yang aman.

Ilustrasi iPhone. (unsplash/Arnel Hasanovic)
Ilustrasi iPhone. (unsplash/Arnel Hasanovic)

 

Rudra Channappanavar, imunolog yang mempelajari virus corona dari Universitas Tennessee Health Science Center, Amerika Serikat menyampaikan kemampuan bertahan hidup virus tersebut di layar smartphone.

Kaca, jelas Rudra Channappanavar, terutama yang banyak digunakan pada layar smartphone bisa menjadi tempat hidup virus corona selama empat hari dalam lingkungan dengan suhu kamar.

Estimasi ini berdasarkan data yang yang dikumpulkan oleh para ilmuwan saat virus SARS merebak pada 2003 dan telah dilaporkan kepada lembaga kesehatan dunia (WHO).

SARS dan Covid-19 sama-sama disebabkan oleh virus corona, tetapi dari jenis berbeda. Keduanya memiliki banyak kemiripan: masuk melalui saluran udara di tubuh, memiliki material genetik rantai tunggal (RNA), dan protein-proteinnya menjulur dari cangkangnya.

Virus pemicu SARS dinamai SARS-CoV. Sementara virus baru yang sekarang sedang merebak disebut SARS-CoV-2 atau Covid-19.

Jadi, setidaknya dalam teori dari Rudra Channappanavar ini, penyebaran virus corona bisa terjadi lewat layar smartphone.

Jadi menurut Apple, menyeka ponsel iPhone setiap saat bukanlah ide yang buruk.

Terkait

Terkini