Kamis, 06 Agustus 2020
Dinar Surya Oktarini : Selasa, 03 Maret 2020 | 10:15 WIB

Hitekno.com - Raksasa elektronik Foxconn yang merupakan pabrik smartphone iPhone Apple ikut memerangi virus dan mengalihkan produksinya menjadi masker bedah.

Perusahaan ini membukan kembali jalur produksi regulernya membuat eletronik yang telah ditutup karena virus corona.

Wabah virus ini membuat permintaan masker melonjak dan menyebabkan kekurangan pasokan di seluruh dunia.

Dilansir dari laman bbc.com, Foxconn menargetkan untuk menghasilkan dua juta masker sehari pada akhir bulan.

Menurut perusahaan di platform media sosial di WeChat, dalam perang melawan epidemi ini, setiap detik itu penting.

Selain iPhone, Foxconn, produsen elektronik terbesar di dunia membuat komponen dan produk eletronik konsumen termasuk iPad, Amazon Kindle dan PlayStations.

Ilustrasi masker kesehatan. (Pixabay)

 

Foxconn akan memulai menguji produksi masker di pabrik manufaktur di Shenzhen di China Selatan.

Masker yang diproduksi in pertama-tama untuk melindungi pekerjanya dari virusc tersebut. Menurut perusahaan produksi masker ini bukanlah tanggung jawab perusahaan terbesar Foxconn, tetapi juga tanggung jawab sosial kita.

Selain itu, Foxconn juga akan menggunakan generasi baru dari alat pengukur suhu inframerah di fasilitasnya untuk membantu mendeteksi potensi virus corona dalam tenaga kerjanya.

Usai produksi penuh dimulai, Foxconn juga akan mulai membagikan masker ke orang-orang di luar perusahaan.

Tak hanya Foxconn, pabrik mobil Amerika serikat, General Motors juga dalam upaya mengatasi kekurangan masker bedah untuk mencegah wabah virus corona ini.

BACA SELANJUTNYA

Lama Bungkam, Apple Akhirnya Konfirmasi Kedatangan iPhone 12