Jum'at, 21 Februari 2020

Bosan Karantina di Kapal, Pasangan Ini Pesan Wine Pakai Drone

Di tengah karantina virus corona, pasangan ini berinisiatif memesan wine untuk menghabiskan waktu.

Dinar Surya Oktarini
cloud_download Baca offline
Ilustrasi Drone. (Pixabay/Pexels)
Ilustrasi Drone. (Pixabay/Pexels)

Hitekno.com - Hingga kini karantina di kapal pesiar Diamond Princess masih berjalan. Hal ini merupakan mencegah penyebaran virus corona, sehingga kapal tersebut dikarantina di lepas pantai Yokohama selama 14 hari. 

Lewat media sosial, para penumpang yang terjebak ini pun memberikan kabar mengenai kondisi terbaru mereka di kapal. Salah satunya adalah pasangan asal Australia ini.

Terjebak di atas kapal, pasangan yang bernama Jan dan Dave Binskin tersebut punya cara tersendiri untuk mengusir bosan.

"Dikarantina di Diamond Princess di Yokohama, Jepang. Sekarang hari ke-6 dari 14 hari kami terjebak di kabin," tulis pasangan tersebut lewat akun Facebook mereka seperti dikutip dari NY Post.

"Kami diizinkan keluar setiap 4/5 hari sekali untuk berjalan-jalan selama 1 jam di dek. Kami dalam kondisi baik dan semangat yang bagus."

Dikarantina, Pasangan Ini Pesan Wine Pakai Drone (facebook.com/Jan Dave Binskin)
Dikarantina, Pasangan Ini Pesan Wine Pakai Drone (facebook.com/Jan Dave Binskin)

Meski demikian, tidak bisa dipungkiri jika pasangan ini merasa bosan. Terlebih, jumlah pasien corona yang terus bertambah membuat waktu karantina terancam diperpanjang.

Karena alasan inilah, pasangan Jan dan Dave Binskin lantas menghubungi Naked Wine Club untuk membeli alkohol.

Di luar dugaan, Naked Wine Club pun menyambut baik permintaan mereka. Menggunakan drone, perusahaan ini lantas mengirimkan dua botol alkohol merek Pinot Noir ke kabin milik pasangan Binskin.

"Naked Wine Club, kau menakjubkan. Baru saja mendapat kiriman pertama," tulis mereka pada hari Jumat (7/02/2020) lalu. "Terima kasih Tuhan, penjaga pantai Jepang tidak tahu apa yang terjadi."

Untuk sementara, pasangan Jan dan Dave Binskin diperkirakan masih akan terjebak di kapal selama 8 hari lamanya.

Di sisi lain, jumlah penumpang yang positif mengidap virus corona dan mendapat perawatan medis telah mencapai lebih dari 100 orang.(Guideku.com/Amertiya Saraswati)

Terkait

Terkini