Senin, 24 Februari 2020

Xiaomi, Vivo dan Oppo Gabung Garap Saingan Google Play Store, Huawei Ikutan

Bayangkan empat merek smartphone China gabung bangun aliansi. Tak lagi tergantung pada Google Play Store?

Agung Pratnyawan
cloud_download Baca offline
Empat merek smartphone China. (HiTekno.com)
Empat merek smartphone China. (HiTekno.com)

Hitekno.com - Tiga brand smartphone China yang terdiri dari Xiaomi, Vivo, dan Oppo telah bergabung membentuk aliansi baru membangun platform saingan Google Play Store.

Adalah Global Developer Service Alliance (GDSA), sebuah platform one-stop services gabungan tiga brand smartphone China ini.

Dalam GDSA ini mencakup distribusi, dukungan pengembang, marketing, promosi, monetization untuk para pengembang aplikasi secara global.

Dikutip HiTekno.com dari Gizmochina, layanan ini diklaim dapat membantu pengembang aplikasi meningkatkan posisi mereka.

GDSA diklaim mampu meningkatkan brand awareness, meningkatkan jumlah pengguna dan trafik untuk monetisasi dalam jumlah banyak.

Layanan ini gabungan brand smartphone China ini nantinya akan mencakup sejumlah negara seperti India, Indonesia, Rusia, dan Malaysia.

Untuk saat ini, baru diketahui kalau anggota dari Global Developer Service Alliance ini adalah Oppo, Vivo, dan Xiaomi.

Anggota Global Developer Service Alliance (GDSA)
Anggota Global Developer Service Alliance (GDSA)

 

Namun menurut laporan dari Reuters, Huawei juga disebut-sebut telah bergabung dalam aliansi GDSA bersama ketiga smartphone China di atas.

Jelas saja Global Developer Service Alliance ini bisa jadi solusi menarik bagi Huawei yang kehilangan akses dari Google Play Store.

Karena nampak dalam keterangan di atas aliansi ini mencoba membuat platform serupa dengan Google Play Store.

Coba bayangkan, tiga merek smartphone China yang mendominasi pasar ditambah raksasa Huawei bergabung dalam sebuah aliansi.

Pasti akan membuat geger pasar smartphone dunia. Terlebih jika mereka bisa membuat alternatif Google Play Store.

Para brand smartphone China seperti Huawei, Xiaomi, Vivo, dan Oppo tidak perlu takut kena banned pemerintah AS hingga kehilangan akses Google Play Store.

Terkait

Terkini