Sabtu, 14 Desember 2019

Samsung Klaim Masih Nomor 1 di Indonesia, Bukan Oppo

Hasil riset pasar dari Gfk mengungkap Samsung masih menguasai pasar smartphone Indonesia.

Agung Pratnyawan
Seorang model sedang menggunakan Samsung Galaxy M30s. (Samsung)
Seorang model sedang menggunakan Samsung Galaxy M30s. (Samsung)

Hitekno.com - Beberapa lembaga riset pasar telah mengeluarkan laporan penjualan smartphone di Indonesia untuk kuartal III (Q3) 2019. Dua brand besar, Samsung dan Oppo mendominasi pasar smartphone Indonesia.

Salah satunya Canalys meposisikan Oppo sebagai penguasa pasar smartphone Indonesia. Namun berbeda dengan Counterpoint yang masih memposisikan Samsung di peringkat pertama.

Sedangkan menurut perusahaan riset GfK, Samsung masih berada di puncak penjualan ponsel Indonesia hingga Q3 2019.

Lalu siapa sih sebenarnya brand paling laku di pasar smartphone Indonesia untuk Q3 2019 ini?

Menanggapi hal tersebut, IT & Mobile Business Vice President Samsung Electronics Indonesia Bernard Ang mengatakan bahwa hampir separuh konsumen di Indonesia mempercayakan produk smartphonenya kepada Samsung.

Seorang model sedang menggunakan Samsung Galaxy M30s. (Samsung)
Seorang model sedang menggunakan Samsung Galaxy M30s. (Samsung)

 

"Samsung masih ada di posisi 1 ponsel di Indonesia dengan 42 persen (unit) berdasarkan Gfk Q3 2019," terang Bernard dalam keterangan resminya pada Kamis (21/11/2019).

Dalam riset GfK sendiri, Samsung menguasai market share sebesar 42 persen dari unit yang terjual. Gfk menggunakan metodologi berdasarkan data smartphone yang dibeli oleh konsumen, bukan data pengiriman smartphone ke pihak penjual.

"Kami percaya pada market report yang memperlihatkan data ritel, untuk melihat pasar sesungguhnya dan tren pembelian konsumen," tutup Bernard.

Sebelumnya, dua lembaga riset pasar IDC dan Canalys justru menempatkan Oppo sebagai penguasaan pasar di Indonesia. Perbedaan hasil riset ini tentu dipengaruhi beberapa alasan.

Seorang model sedang menunjukkan ponsel Oppo A5s di Jakarta, Senin (25/3/2019). [Suara.com/Tivan Rahmat]
Seorang model sedang menunjukkan ponsel Oppo A5s di Jakarta, Senin (25/3/2019). [Suara.com/Tivan Rahmat]

 

Berbeda dengan GfK, survei yang Canalys dan IDC gunakan berbasis pada jumlah pengapalan ponsel yang dikirimkan dari pabrik, bukan dari penjualan yang sampai ke tangan konsumen akhir.

Masing-masing lembaga riset pasar punya metode sendiri dalam menganalisis dan menentukan siapa nomor 1 di pasar smartphone Indonesia. Samsung atau Oppo? (Suara.com/ Tivan Rahmat).

Terkait

Terkini