Jum'at, 18 Oktober 2019

Peluncuran iPhone 11 Ditanggapi Dingin Pasar Asia, Kurang Menarik?

iPhone 11 gagal meraih impresi di pasar Asia terutama terkait tidak adanya konektivitas 5G.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta
cover_caption
iPhone 11, iPhone 11 Pro Max dan iPhone 11 Pro. (Apple)

Hitekno.com - Peluncuran iPhone 11 series diharapkan meningkatkan pangsa pasar Apple di semua benua, termasuk pasar Asia. Namun analis khusus pasar smartphone justru skeptis dengan peluncuran iPhone 11.

Seperti yang telah diketahui, model terendah iPhone 11 dibanderol lebih murah jika dibandingkan dengan iPhone XR yang diluncurkan pada Oktober tahun 2018.

iPhone 11 dibanderol sebesar 700 dolar AS atau Rp 9,8 juta sedangkan iPhone XR dibanderol sebesar 750 dolar AS atau Rp 10,5 juta saat pertama kali meluncur.

Mereka percaya bahwa langkah ini bertujuan untuk merebut kembali posisi Apple yang "hilang" dimakan raksasa produsen smartphone Cina.

Sebelumnya, Apple telah dihempaskan di pasar China oleh produsen smartphone lokal setelah konsumen berbondong-bondong memilih smartphone Huawei.

Data pengiriman smartphone Q2 2019 masing-masing regional. (Counterpoint)
Data pengiriman smartphone Q2 2019 masing-masing regional. (Counterpoint)

 

Hal tersebut diprediksi ada hubungannya dengan sentimen nasional, pertimbangan harga dan memanasnya perang dagang AS-China.

Analis memprediksi bahwa strategi di atas tidak akan mampu mengimpresi pasar China maupun Asia.

Seperti yang telah diketahui, Apple mempunyai penjualan sangat kuat di Amerika Utara, Amerika Serikat dan Eropa.

Berdasarkan riset dari Counterpoint di kuartal kedua 2019, Apple telah terlempar pada lima besar pengiriman smartphone di Asia.

Bahkan Apple hanya menduduki peringkat lima di pasar Amerika Latin.

iPhone 11. (Apple)
iPhone 11. (Apple)

 

Dikutip dari GSM Arena, analis IDC, Navkendar Singh menjelaskan bahwa pembeli lokal lebih peduli tentang memiliki produk Apple daripada memiliki model Apple terbaru.

Itu berarti iPhone XR yang didiskon akan lebih menarik untuk jenis konsumen seperti di atas.

Dalam artian lebih luas, peluncuran iPhone 11 diklaim tidak akan berdampak apa-apa pada peningkatan pasar smartphone baru.

Apple juga kehilangan konektivitas 5G di tahun ini sehingga konsumen mungkin akan melirik produk lain yang sudah dibekali 5G pada rentang harga yang sama.

Analis itu yakin bahwa peluncuran iPhone 11 tidak akan membuat pasar Apple berubah di pasar Asia terutama di China, Korea Selatan dan India.

Terkait

Terkini