Kamis, 16 Juli 2020
Agung Pratnyawan : Rabu, 04 September 2019 | 21:30 WIB

Hitekno.com - Smartphone flagship baru, Huawei Mate 30 telah dinantikan kehadirannya. Sayangnya, smartphone baru ini nanti tidak dilengkapi aplikasi buatan Google, termasuk Google Play Store.

Beberapa aplikasi wajib di Android buatan Google, seperti YouTube, Gmail, Google Maps, dan Google Play Store dipastikan tak ada di smartphone falgship ini.

Padahal peluncuran smartphone baru Huawei Mate 30 ini tidak akan lama lagi.

Menurut CNN, Huawei Mate 30 yang akan diluncurkan di Munich, Jerman akan menjadi smartphone pertama Huawei yang diluncurkan sejak perusahaan itu dijejalkan ke dalam daftar hitam Amerika Serikat.

Seperti diwartakan sebelumnya pada Mei lalu Gedung Putih melarang perusahaan-perusahaan AS berhubungan bisnis dengan Huawei.

Itu berarti Huawei tak lagi bisa membeli dan menggunakan peranti lunak buatan Google.

Sebelum aturan itu ditetapkan Huawei, produsen smartphone terbesar kedua di dunia, sudah sempat mengamankan lisensi Google untuk beberapa gawai terbarunya.

Antarmuka Android 9 Pie. (Android)

 

Sayang, Huawei Mate 30 tidak termasuk dalam daftar smartphone baru yang sudah memperoleh lisensi Google.

Meski demikian Huawei Mate 30 masih akan diotaki oleh sistem operasi Android buatan Google, yang sifatnya memang open source. Tetapi ia tidak akan dipersenjatai oleh YouTube, Gmail, Google Maps, dan bahkan Google Play Store.

Tanpa Google Play Store, tempat aplikasi-aplikasi berbasis Android bisa diakses dan diinstal, konsumen diyakini akan ragu membeli Huawei Mate 30.

Google sendiri enggan memberikan komentar terkait masalah absennya Google Play Store dan aplikasi lainnya di Huawei Mate 30 ini. (Suara.com/ Liberty Jemadu).

BACA SELANJUTNYA

Sekolah Online Dimulai, Begini Cara Membuat Kelas di Google Classroom