Minggu, 22 September 2019

Main Game sambil Isi Daya, Bocah 13 Tahun Ini Tewas Kesetrum

Beberapa menit setelah memasang charger, tubuhnya kaku dan lemas karena kesetrum.

Dinar Surya Oktarini
cover_caption
Ilustrasi bermain game. (HiTekno.com/Dinar Surya Oktarini)

Hitekno.com - Smartphone menjadi gadget yang selalu dibawa kemana-mana karena semua kebutuhan dan informasi dapat diperoleh dari smartphone. Apalagi jika pengguna smartphone tersebut sangat tergila-gila dengan bermain games di smartphone.

Namun menggunakan smartphone saat mengisi daya dapat menyebabkan konsekuensi yang merugikan dan fatal, seperti bocah lelaki yang meninggal karena tersengat listrik saat sedang bermain game di smartphone miliknya.

Dilansir dari laman Daily Mail, saat bermain game, bocah tersebut juga sedang mengisi daya smartphone-nya di sebuah restoran di China.

Para dokter berusaha untuk menolong bocah tersebut yang dikenal sebagai Liu, namun berita kematiannya diumumkan dua jam kemudian.

Menurut saudara perempuan korban, bocah lelaki berusia 13 tahun tersebut sedang makan di luar bersama temannya di sebuah restoran ayam goreng.

Liu menyambungkan ponselnya menggunakan kabel pihak ketiga saat bermain game pada saat yang sama.

Ilustrasi bermain game. (HiTekno.com/Dinar Surya Oktarini)
Ilustrasi bermain game. (HiTekno.com/Dinar Surya Oktarini)

 

Terlihat dalam rekaman CCTV bahwa Liu dan temannya di stan yang sama. Beberapa menit setelah itu, tubuh bocah tersebut menjadi kaku dan tegang ketika tersetrum dari smartphone.

Ia lemas, merosot di kursinya, melihat kejadian itu teman Liu segera menbawanya ke rumah sakit dibantu oleh orang-orang di sekitarnya.

Dokter yang memeriksa Liu menyatakan bahwa bocah itu meninggal karena sengatan listrik, kata saudara perempuan Liu bahwa ada bekas luka bakar di wajah dan tubuh bocah tersebut.

Tetapi kabel dan pengisi daya benar-benar berfungsi dengan baik bahkan setelah kejadian tersebut.

Ia juga menjelaskan bahwa smartphone adiknya masih bisa berfungsi normal dan tak ada kerusakan bahkan ponselnya masih bisa terisi penuh setelah insiden sengatan listrik.

Hingga kini tak diketahui bagaimana bocah tersebut bisa sampai tersengat listrik hingga meninggal.

Terkait

Terkini