Minggu, 17 November 2019

Viral #AgeChallenge, FaceApp Ternyata Punya Risiko Bahaya Ini

Netizen membuat foto wajah tua mereka dengan FaceApp dan membagikannya ke media sosial dengan hashtag #AgeChallenge.

Agung Pratnyawan
cover_caption
Ilustrasi aplikasi FaceApp pada ponsel pintar. [Shutterstock]

Hitekno.com - Hashtag #AgeChallenge menduduki trending topik di Twitter yang menandakan keramaian ini tengah viral di antara netizen. Namun tahukah kamu, ada bahaya yang mengincar di balik viral foto wajah tua dengan FaceApp ini?

Para selebriti pun tidak mau ketinggalan. Namun, ada sisi yang menyeramkan dari aplikasi FaceApp (aplikasi wajah tua) yang harus diketahui pengguna Android dan iOS.

Terlepas apakah kamu menggunakan iPhone atau perangkat Android, FaceApp mengatakan bahwa dengan menggunakan layanannya itu dapat menyimpan gambar kamu.

Menurut Kebijakan Privasi aplikasi, tertulis jika perusahaan berhak mengumpulkan semua gambar yang kamu unggah ke layanan.

Parahnya lagi, dilansir dari Metro, dalam ketentuan juga dicantumkan bahwa aplikasi dapat mengumpulkan konten lain yang mencakup foto dan materi lain yang kamu posting melalui FaceApp.

Masalah ini terungkap setelah seorang pengembang bernama Joshua Nozzi memposting di Twitter bahwa aplikasi tersebut mencoba mengunggah foto-foto lain dari kotak penyimpanan di ponselnya ke platformnya.

Namun, tidak semua orang setuju bahwa aplikasi secara otomatis mulai melakukan rooting di perpustakaan foto kamu.

Agnez Mo ikutan gunakan aplikasi FaceApp. (Instagram/@agnezmo)
Agnez Mo ikutan gunakan aplikasi FaceApp. (Instagram/@agnezmo)

 

Mengingat jumlah data sensitif yang dimiliki orang dalam aliran foto ponsel mereka. Kamu harus selalu berhati-hati sebelum menginstal aplikasi baru dan memberikannya akses ke kumpulan foto kamu.

Jangan salah, FaceApp sedang menyimpan foto yang kamu unggah ke sana.

Kebijakan perusahaan menyatakan bahwa ia tidak akan menyewakan atau menjual informasi kamu kepada pihak ketiga di luar FaceApp, tetapi ia secara eksplisit mengatakan bahwa ia membagikan informasi dengan mitra iklan pihak ketiga.

Meskipun ada kekhawatiran tentang privasi, FaceApp telah menyalakan internet untuk kedua kalinya berkat filter usia.

Postingan FaceApp. [Twitter]
Postingan FaceApp. [Twitter]

 

Aplikasi yang dikembangkan Rusia pertama kali menjadi viral pada 2017, tetapi telah muncul kembali sejak menambahkan opsi bagi pengguna untuk meningkatkan usia mereka.

Berita baiknya adalah, setiap saat pengguna dapat mengirim permintaan ke aplikasi wajah tua ini untuk mengetahui dengan tepat berapa banyak informasi pribadi mereka disimpan.

Di bawah undang-undang GDPR, sebuah perusahaan dapat diminta untuk menghapus informasi pribadi kamu kecuali mereka dapat membuktikan bahwa mereka perlu menyimpannya.

Itulah bahaya yang mengancam pengguna iOS dan Android dari aplikasi FaceApp yang viral ini. (Suara.com/ Dythia Novianty).

Terkait

Terkini