Senin, 17 Juni 2019

Aksi Google Bela Huawei, Lobi AS untuk Cabut Larangan

Nego pemerintah AS, Google masih ingin mesra dengan Huawei.

Agung Pratnyawan
cover_caption
Logo Huawei. (Huawei)

Hitekno.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah mengeluarkan larangan untuk bekerja sama dengan Huawei. Namun ternyata, Google menjadi salah satu perusahaan yang membela Huawei.

Google sempat mengikuti permintaan pemerintah AS untuk tidak mengizinkan teknologinya dipakai Huawei. Namun kabar terbarunya, Google malah mencoba melobi AS.

Menurut laporan The Financial Times, Google sedang mendiskusikan soal larangan Huawei ini dengan pemerintah AS. Menurut Google, larangan ini malah membahayakan keamanan AS.

Dilaporkan kalau Google sedang berusaha tengah melobi pemerintah AS untuk pembebasan larangan ekspor teknologi ke perusahaan asal China tersebut.

Dengan adanya larangan tersebut, membuat Huawei lebih mandiri dan harus membuat sendiri Android versi mereka atau memakai Android hybrid.

Android versi modifikasi atau hybrid ini dianggap lebih rentan untuk diretas, termasuk dari serangan virus dan software berbahaya lainnya.

Lebih parahnya, smartphone Android modifikasi tanpa pengamanan Google tersebut bisa membahayakan pengguna lainnya yang terhubung dengannya.

Logo Huawei. (Huawei)
Logo Huawei. (Huawei)

 

Dan larangan kerja sama dengan Huawei ini juga membuat lebih banyak smartphone di luar sana memakai Android yang tak mendapatkan jaminan keamanan dari Google.

Selama ini Google menyediakan layanan seperti Google Service dan Play Protect yang melindungi smartphone Android dari malware, virus, dan ancaman keamanan lainnya.

Smartphone Android tanpa layanan Google tersebut lebih riskan. Bahkan bisa mengancam smartphone Android lainnya yang mendapatkan perlindungan Google.

Namun dari laporan Ars Technica, ada disebutkan kalau Google juga tidak ingin kehilangan monopoli atas Android. Dan kehilangan market share Android di pasar smartphone.

Karena jika Huawei memutuskan untuk memakai sistem operasi miliknya sendiri, Android tidak lagi menguasai 86 persen market share.

Akankah usaha Google melobi pemerintah AS ini sukses menghentikan larangan kepada Huawei nantinya? Apakah smartphone Android dari Hauwei nantinya tetap aman?

Terkait

Terkini