Senin, 17 Juni 2019

Move On, Huawei Pakai Aptoide untuk Gantikan Android?

CEO Aptoide, Paulo Trezentos, dirinya memang mengakui terjadi kesepakatan antara Huawei dan perusahaannya.

Dinar Surya Oktarini | Amelia Prisilia
cover_caption
Logo Huawei. (Huawei)

Hitekno.com - Bagaikan tersambar petir di siang bolong, beberapa hari yang lalu Huawei mendapat kabar mengejutkan usai Google dan Android memilih untuk meninggalkan vendor smartphone asal China ini. Namun, lekas move on, Huawei disebut-sebut akan segera beralih menggunakan Aptoide untuk perangkatnya.

Dilansir dari Gizmochina, Huawei sedang membangun kerja sama bersama Aptoide untuk menggantikan Google Play Store di smartphone buatan perusahaannya.

Hal ini lalu dikonfirmasi oleh CEO Aptoide, Paulo Trezentos. Dirinya memang mengakui terjadi kesepakatan antara Huawei dan perusahaannya. Sayangnya, dirinya tidak menjelaskan secara rinci mengenai apa yang diperbincangkan.

Namun, kerja sama antara keduanya disebut-sebut akan membantu Huawei yang baru saja ditinggal oleh Google dan Android ini.

Aptoide sendiri merupakan aplikasi black market yang tersedia untuk pengguna Android. Hampir mirip dengan Google Play Store, Aptoide menyediakan berbagai aplikasi secara gratis.

Smartphone Huawei Nova 4. (Huawei)
Smartphone Huawei Nova 4. (Huawei)

 

Sebelumnya, Aptoide sudah melakukan kerja sama dengan Oppo. Mulai dipercaya perusahaan-perusahaan besar, dapat dipastikan jika pihak Aptoide telah melakukan perubahan besar pada sistem aplikasi ini.

Selain itu, berasal dari Portugis, Aptoide jelas terbebas dari larangan Amerika Serikat yang sedang marak menjadi perbincangan.

Banyak yang memprediksi jika Huawei akan menggabungkan AppGallery dan Aptoide. App Gallery sendiri merupakan produk rancangan Huawei yang berisi berbagai yang tersedia di perangkat Huawei.

Huawei Matebook E 2019. (Huawei China)
Huawei Matebook E 2019. (Huawei China)

 

Seperti yang diketahui, Google bersama Android belum lama ini mengumumkan pembatalan kerja sama yang dilakukan antara perusahaannya dengan Huawei selaku perusahaan asal China.

Hal ini dilakukan menyusul kabar mengenai Huawei yang masuk dalam daftar hitam perdagangan di Amerika Serikat. Daftar hitam yang dikeluarkan Departemen Perdagangan Amerika Serikat ini berisi berbagai nama perusahaan yang tidak lagi bisa membeli teknologi dari perusahaan Amerika Serikat tanpa persetujuan pemerintah.

Mengenai kabar kerja sama antara Huawei dan Aptoide ini masih belum bisa diketahui kebenarannya. Mari bersabar untuk mengetahui ke mana nasib Huawei akhirnya berlabuh ya.

Terkait

Terkini