Senin, 26 Agustus 2019

Ingin Rebut Pasar Indonesia, Huawei Punya Pendekatan Berbeda di 2019

Huawei Indonesia bakal lebih agresif lagi pada 2019 ini.

Agung Pratnyawan
cover_caption
Kecanggihan kamera Huawei P30 Pro. (Huawei)

Hitekno.com - Huawei boleh saja jadi salah satu pemain besar di pasar smartphone global, tidak di Indonesia. Karena itulah, Huawei Device Indonesia di 2019 ini memakai pendekatan baru untuk pasar Indonesia.

Di 2019 ini, Huawei Indonesia bakal makin agresif menghadirkan produknya ke Tanah Air. Merek asal China itu membawa banyak gadget premium dan memangkas jarak antara waktu peluncuran di tingkat global dan di level lokal Indonesia.

Strategi ini dimulai sejak peluncuran smartphone Huawei Mate 20 Series, kemudian makin ditingkatkan lagi pada saat peluncuran Huawei P30 Series.

Tak hanya memperpendek jarak waktu peluncuran, Huawei Indonesia bahkan sudah membuka pemesanan hanya sehari setelah peluncuran global di Paris.

"Langkah strategis ini terbukti sukses dalam meningkatkan kepercayaan konsumen Indonesia terhadap Huawei dan berdampak sangat bagus dalam penjualan. Hasil penjualan Huawei P30 Pro meningkat luar biasa, mencapai 1000 persen dibandingkan penjualan Huawei P20 Pro," kata Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei Device Indonesia di Jakarta, Kamis malam (16/5/2019).

Huawei Mate 20. (Huawei)
Huawei Mate 20. (Huawei)

 

Kedua, Huawei Indonesia akan memperluas layanan purnajualnya di Tanah Air untuk melayani dan menjangkau konsumen lebih baik lagi.

Selain membuka High-end Experience Store di Jakarta pada bulan April lalu, vendor teknologi yang sedang bersitegang dengan Amerika Serikat ini segera membuka gerai serupa di Surabaya.

Pendirian High End Experience Store ini merupakan arahan Huawei Consumer BG global yang mendorong setiap market mengupgrade jaringan ritel mereka dengan membangun High-end Experience Store.

Dengan cara ini Huawei Indonesia berharap dapat memberikan keleluasaan bagi konsumen untuk menjajal produk-produk yang dirilis Huawei di Indonesia.

Selain itu, Huawei juga telah mendirikan 31 service center di seluruh Indonesia untuk meningkatkan layanan dan memastikan kenyamanan pelanggan dalam menggunakan produk-produk Huawei.

 

Terakhir, Huawei Indonesia juga berupaya mendekatkan diri dengan konsumennya melalui kegiatan workshop fotografi dari para ahli dalam program bertajuk Huawei Next Image.

Oleh karena itu, Lo Khing Seng optimistis bahwa Huawei akan melesat sebagai vendor ponsel yang paling digemari oleh konsumen.

"Ini pencapaian yang dahsyat, yang semakin meningkatkan kepercayaan diri kami dalam mencapai target menjadi yang teratas khususnya di market premium di Indonesia dan merebut nomor satu di dunia," tutup Lo Khing Seng.

Itulah pendekatan baru Huawei pada 2019 ini untuk merebut pasar Indonesia. Apakah smartphone Huawei mampu menguasai pasar smartphone Tanah Air? (Suara.com/ Tivan Rahmat).

Terkait

Terkini