Sabtu, 25 Mei 2019

Sangat Langka, Ilmuwan Menemukan Bintang Mati dengan Cincin Aneh

Bintang mati ini sangat berbeda dengan bintang mati sebelumnya.

Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta
cover_caption
Bintang katai putih dengan cincin. (NASA Goddard Space Flight Center/ Scott Wiessinger)

Hitekno.com - Seorang citizen scientist atau ilmuwan warga yang bekerja sama dengan NASA baru saja menemukan penampakan aneh di luar angkasa. Ia berhasil mengamati bintang mati kuno pertama dengan cincin aneh.

Melina Thevenot, seorang ilmuwan warga dari Jerman, mendeteksi anomali saat mencari data yang dikumpulkan dari pesawat ruang angksa Gaia milik ESA.

Pada awalnya, dia percaya bahwa itu adalah data yang salah.

Tetapi ketika dia melihat sumber dalam gambar dari misi Wide-field Infrared Survey Explorer (WISE) NASA, dia memilih menyimpan data tersebut.

Ia akhirnya menyerahkan data yang dianggap aneh itu kepada tim yang bekerja pada proyek Backyard Worlds: Planet 9.

Proyek itu didirikan oleh NASA pada tahun 2017 agar ilmuwan awam bisa ikut mencari planet tersembunyi atau benda angkasa lainnya di tepi tata surya.

Teleskop Keck II di Hawaii. (Wikipedia/ SiOwl)
Teleskop Keck II di Hawaii. (Wikipedia/ SiOwl)

 

Petunjuk pada proyek itu mengarahkan ilmuwan lain untuk menindaklanjuti ulang penemuan itu.

Teleskop Keck II di Hawaii diposisikan ulang dan terfokus pada pemandangan aneh yang terekam sebelumnya.

Hasilnya ternyata sama, terdapat bintang katai putih tertua dan terdingin yang pernah dilihat oleh ilmuwan.

Bintang mati yang aneh itu juga dikelilingi oleh cincin misterius.

Penemuan ini telah diterbitkan pada hari Selasa (19/02/2019) di Astrophysical Journal Letters.

Katai putih atau katai degenerasi adalah bintang kecil yang sudah mati dan tidak lagi bersinar terang.

Ilustrasi katai putih. (NASA)
Ilustrasi katai putih. (NASA)

 

Katai putih termasuk bagian dari dwarf star atau bintang katai, bintang dengan ukuran kecil dan tingkat luminositas rendah.

Dijuluki dengan J0207, ini merupakan bintang mati kuno yang ditemukan dengan jarak sekitar 145 tahun cahaya dari Bumi.

Tim peneliti percaya bahwa bintang katai putih ini memiliki bahan berdebu yang mengelilingi sehingga membentuk cakram dan menjadi fenomena yang aneh.

''Apa yang membuat bintang katai putih baru ini begitu menarik adalah bahwa itu jauh lebih tua daripada katai putih yang biasanya,'' kata seorang astronom dikutip dari CNet.

Penemuan bintang mati dengan cincin aneh ini akan diteliti lebih lanjut oleh ilmuwan sehingga mereka dapat menemukan penyebab karakter yang berbeda dari bintang tersebut.

Terkait

Terkini