Senin, 25 Januari 2021

Pada 2019, Asus Fokus Pasarkan Laptop AMD Ryzen di Indonesia

Nantinya bakal makin banyak Laptop Asus dengan AMD Ryzen.

Agung Pratnyawan
cloud_download Baca offline
Laptop Asus VivoBook Pro F570 diperkenalkan di Jakarta, Kamis (14/2). [Suara.com/Tivan Rahmat]
Laptop Asus VivoBook Pro F570 diperkenalkan di Jakarta, Kamis (14/2). [Suara.com/Tivan Rahmat]

Hitekno.com - Asus mulai mempercayakan laptop mereka dengan prosesor AMD Ryzen. Bahkan di Pasar Indonesia, Asus mulai genjot produksi Laptop AMD Ryzen pada 2019 ini.

Pasalnya, pangsa pasar laptop Asus berbasis AMD Ryzen di Indonesia masih dianggap kurang. Dan Asus ingin genjot pasar laptop AMD Ryzen di Tanah Air.

Hal ini disampaikan langsung oleh Head of Public Relations Asus Indonesia, Muhammad Firman, yang menyebut bahwa persentase laptop AMD Ryzen racikan Asus selama tahun 2018 masih kurang dari 20 persen.

Hasil ini justru berbanding terbalik dengan dominasi laptop gaming Asus berbasis NVIDIA GeForelce GTX yang menguasai pasar dengan persentase 60,2 persen.

''Untuk tahun ini kami akan ada beberapa model laptop yang pakai AMD. Kemungkinan di semester dua akan ada model yang ultra-thin dengan AMD Ryzen juga,'' kata Firman usai acara peluncuran Asus VivoBook Pro F570 di kawasan SCBD Jakarta pada Kamis (14/2/2019).

Dengan menggenjot produksi laptop AMD Ryzen, Asus berharap saat tutup tahun nanti pangsa pasar laptop tersebut bisa meroket.

Laptop Asus VivoBook Pro F570 diperkenalkan di Jakarta, Kamis (14/2). [Suara.com/Tivan Rahmat]
Laptop Asus VivoBook Pro F570 diperkenalkan di Jakarta, Kamis (14/2). [Suara.com/Tivan Rahmat]

 

''Target kami agar bisa meningkatkan produk AMD sebanyak 50 persen dari sebelumnya,'' lanjut Firman.

Sementara mengenai laptop AMD Ryzen yang dirilis akhir tahun lalu baru sebatas laptop mainstream. Sedangkan untuk laptop gaming, Firman belum mengungkap chipset yang akan digunakan.

''(Produk Asus dengan chipset) AMD masih sedikit dan umumnya masuk seri menengah ke bawah. Jadi untuk tahun ini, kami akan perluas produk AMD ke laptop mainstream saja. Kalau di bawa ke laptop gaming, saya belum tahu,” sambung Firman.

Firman pun menjelaskan alasan mengapa Asus ingin memakai jasa AMD untuk line up laptop mainstreamnya.

''Dengan adanya prosesor AMD seri Ryzen yang performanya oke dan tidak terlalu panas, kami bisa bikin laptop lebih tipis dan ringan,'' tandasnya.

Kita tunggu saja Laptop AMD Ryzen apa lagi yang akan dibawa Asus ke Tanah Air. (Suara.com/Tivan Rahmat)

Terkait

Terkini