Senin, 30 November 2020

Survei Temukan Orang Lebih Peduli Smartphone Daripada Pasangan

Hasil survey ini memberikan fakta mengejutkan mengenai kehidupan sosial sekarang ini.

Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia
cloud_download Baca offline
Lebih peduli smartphone daripada pasangan. (The Columbian)
Lebih peduli smartphone daripada pasangan. (The Columbian)

Hitekno.com - Kecanduan smartphone memang semakin parah dari hari ke hari. Terkadang terlalu fokus dengan smartphone dapat membuatmu lupa dengan orang sekitar, terlebih khusus ke keluarga dan pasanganmu.

Sebuah studi ternyata pernah menemukan bahwa smartphone ternyata mampu menyita perhatian dari semua hal yang ada di sekitar.

Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh Nationwide Building Society's FlexPlus Current Account, sebanyak 58 persen orang mengaku tidak bisa hidup tanpa smartphone dalam sehari.

Pada survei ini dilakukan pada 2.000 responden asal Inggris ini menemukan bahwa 53 persen responden mengaku jika hal pertama yang dilakukan di pagi ahri adalah mencari smartphone sebelum berbicara dengan pasangan.

Lebih peduli smartphone daripada pasangan. (Motion Array)
Lebih peduli smartphone daripada pasangan. (Motion Array)

 

Fakta mengejutkan, sebanyak 66 persen dari responden merasa tidak bahagia jika tidak menggenggam smartphone di tangannya.

Sungguh sangat disayangkan, jika orang menjadi lebih peduli dengan smartphone jika dibandingkan dengan pasangannya sendiri.

Para peneliti juga menemukan bahwa banyak orang yang memilih menghabiskan waktu dengan smartphone dari kamar tidur hingga ke kamar mandi.

Dan King selaku kepala Nationwide of FlexPlus Current Account menekankan jika ada yang salah dalam dunia sosial sekarang ini.

Lebih peduli smartphone daripada pasangan. (Cell Phones of Yesterday and Today)
Lebih peduli smartphone daripada pasangan. (Cell Phones of Yesterday and Today)

 

Hal ini karena banyak orang yang memprioritaskan smartphone jika dibandingkan dengan menghabiskan waktu bersama pasangan.

Fakta ini dapat terjadi karena sekarang ini tertanam budaya untuk menyimpan memori, informasi dan kontak dalam satu perangkat.

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pelajaran kepada pengguna smartphone agar lebih mengutamakan kehidupan sosialnya dibandingkan dengan perangkat yang ia gunakan. Apalagi jika lebih peduli dengan smartphone daripada pasangan sekalipun.

Terkait

Terkini